Kalapas Banjarmasin Apresiasi Produk Mug Sablon Karya Warga Binaan yang Mulai Diminati
Banjarmasin, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, apresiasi hasil pelatihan sablon Warga Binaan yang berhasil melahirkan produk gelas mug sablon edisi perdana. Produk tersebut mendapat respons positif melalui pembelian perdana oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Fajar Shidiq Sulistiawan, di workshop kegiatan kerja, Sabtu (11/7).
Mug sablon merupakan hasil program pembinaan kemandirian melalui pelatihan sablon yang diselenggarakan atas kerja sama Lapas Banjarmasin dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR). Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi Warga Binaan sekaligus mengembangkan unit usaha produktif di lingkungan Lapas.
Kalapas menyampaikan hasil pelatihan tersebut menunjukkan kemampuan Warga Binaan dalam menghasilkan produk berkualitas dan memiliki nilai jual. Ia berharap keterampilan sablon terus dikembangkan sehingga menghasilkan berbagai produk, seperti kaos, jersey, dan media promosi lainnya yang bernilai ekonomis.
"Kerja sama melalui program CSR Pelindo memberikan manfaat nyata bagi pembinaan Warga Binaan. Hasil pelatihan perdana berupa mug sablon memiliki kualitas yang baik dan menjadi awal yang positif untuk pengembangan produk-produk lainnya," ujar Akhmad.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, mengatakan pihaknya akan terus melakukan pendampingan agar keterampilan yang telah diperoleh Warga Binaan berkembang menjadi usaha berkelanjutan. "Kami akan terus meningkatkan kualitas produksi sehingga hasil karya Warga Binaan memiliki daya saing dan mampu diterima masyarakat," katanya.
Selaku pembeli, Fajar Shidiq Sulistiawan, menyebut hasil sablonnya rapi, warnanya tajam, dan layak dipasarkan. “Saya berharap produk seperti ini terus berkembang dan menjadi kebanggaan Lapas Banjarmasin," harapnya.
Lapas Banjarmasin terus berkomitmen mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui berbagai pelatihan keterampilan produktif sebagai bekal bagi Warga Binaan untuk memiliki kompetensi kerja dan siap mandiri setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


