Kalsel Expo 2026 Jadi Ruang Promosi Karya Warga Binaan

Kalsel Expo 2026 Jadi Ruang Promosi Karya Warga Binaan

Banjarbaru, INFO_PAS — Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan ambil bagian dalam Kalsel Expo 2026 yang digelar di Komplek Perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan. Kegiatan ini diselenggarakan memperingati Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia (RI) mulai Rabu (12/8) hingga Selasa (19/8) dengan menghadirkan peserta dari unsur pemerintah, swasta, BUMN, BUMD, hingga masyarakat.

Usai pembukaan, Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno, meninjau langsung stan Pemasyarakatan Kalimantan Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Erwedi didampingi Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banjarmasin, Kalapas Perempuan Kelas IIA Martapura, serta Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan.

Stan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan menampilkan beragam produk hasil pembinaan Warga Binaan dari Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Kalimantan Selatan. Produk yang dipamerkan, antara lain olahan makanan, makanan ringan, kerajinan tangan, dan berbagai produk unggulan lainnya.

“Keikutsertaan kita dalam Kalsel Expo bukan sekadar memamerkan produk, tetapi menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat langsung hasil pembinaan Warga Binaan. Kami berharap karya-karya ini makin dikenal dan memiliki peluang pasar yang lebih luas,” ujar Erwedi.

Menurut Erwedi, ruang promosi seperti Kalsel Expo penting untuk memberikan kesempatan kepada produk Warga Binaan agar dapat dikenal lebih luas. Apresiasi dan dukungan masyarakat terhadap produk tersebut juga menjadi proses pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan Pemasyarakatan.

Sementara itu, Sugito menyampaikan keikutsertaan dalam Kalsel Expo juga menjadi sarana untuk memperkenalkan proses pembinaan Pemasyarakatan kepada masyarakat secara lebih dekat. “Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat produknya, tetapi juga memahami bahwa di balik setiap produk terdapat proses pembinaan, keterampilan, dan kerja keras Warga Binaan. Dukungan masyarakat melalui apresiasi dan pembelian produk menjadi bagian penting untuk membantu mereka membangun masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan keikutsertaan mereka dalam Kalsel Expo menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil pembinaan Warga Binaan kepada masyarakat. Adapun produk yang ditampilkan meliputi camilan akar pinang, keripik tempe, Sasirangan, serta berbagai kerajinan berbahan batok kelapa, seperti tas, kotak tisu, dan produk kerajinan lainnya.

“Keikutsertaan dalam Kalsel Expo ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan hasil karya Warga Binaan kepada masyarakat. Harapannya, produk-produk ini makin dikenal, memiliki peluang untuk dikembangkan, dan memberikan nilai tambah bagi pembinaan kemandirian Warga Binaan,” ujar Akhmad.

Sementara itu Kalapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menyampaikan apresiasi atas perhatian terhadap produk hasil pembinaan Warga Binaan. “Apresiasi ini menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan. Kami berharap produk hasil pembinaan Lapas Perempuan Martapura makin dikenal dan memberikan manfaat bagi Warga Binaan,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kunjungan ke stan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan. Sejumlah pengunjung melihat langsung produk yang dipamerkan, termasuk istri Wali Kota Banjarbaru yang turut mengunjungi stan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan.

Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan berharap makin banyak masyarakat mengenal dan mendukung produk hasil pembinaan Warga Binaan. Dukungan tersebut menjadi upaya membuka peluang ekonomi sekaligus mempersiapkan Warga Binaan agar lebih mandiri saat kembali ke tengah masyarakat.

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalsel, Lapas Banjarmasin, LPP Martapura

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0