Keahlian Permak Pakaian Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan Lapas Tanjung

Keahlian Permak Pakaian Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan Lapas Tanjung

Tanjung, INFO_PAS –Kemampuan memperbaiki pakaian menjadi salah satu keterampilan yang dikembangkan Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung. Dalam pendampingan yang melibatkan Staf Pembinaan, Abu Salim, dan peserta magang Try, seorang Warga Binaan bernama Budi berlatih asah keahlian permak sebagai bekal untuk membuka peluang kerja setelah bebas, Senin (12/10).

Proses pembelajaran berfokus pada keterampilan dasar permak yang dapat diterapkan untuk memperbaiki pakaian sesuai kebutuhan. Melalui praktik langsung, Budi mendapat kesempatan mengenali tahapan pengerjaan serta memahami pentingnya ketelitian agar hasil perbaikan terlihat rapi dan dapat digunakan kembali.

Salim menjelaskan pelatihan permak menjadi salah satu pilihan pembinaan yang memiliki manfaat praktis dalam kehidupan sehari-hari. Keterampilan tersebut juga berpotensi dikembangkan menjadi jasa sederhana yang memberikan nilai ekonomi apabila ditekuni secara berkelanjutan.

“Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang benar-benar bisa digunakan. Permak pakaian ini bisa dipelajari secara bertahap. Kalau terus diasah, bukan tidak mungkin nantinya menjadi peluang usaha,” ujar Salim.

Peserta magang, Try, turut mendampingi proses pembelajaran dengan membantu memberikan arahan selama praktik berlangsung. Menurutnya, latihan secara langsung memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk memahami teknik pengerjaan sekaligus membiasakan diri bekerja secara cermat.

“Dalam permak, hal-hal kecil seperti mengukur, memperhatikan bagian yang rusak dan merapikan jahitan sangat berpengaruh terhadap hasilnya. Karena itu, penting untuk terus berlatih supaya pengerjaannya makin rapi,” kata Try.

Sementata itu, Budi senang mendapat kesempatan mempelajari keterampilan yang dapat digunakan setelah menyelesaikan masa pidana. “Saya jadi punya pengetahuan baru tentang cara memperbaiki pakaian. Saya ingin terus belajar supaya lebih terampil dan nantinya bisa memanfaatkan kemampuan ini untuk bekerja atau menerima jasa permak,” ungkapnya.

Pembinaan keterampilan permak di Lapas Tanjung menjadi upaya membekali Warga Binaan dengan kemampuan bermanfaat dan berpotensi dikembangkan secara mandiri. Melalui pendampingan petugas dan peserta magang, serta latihan berkelanjutan, keterampilan tersebut diharapkan menjadi modal bagi Warga Binaan untuk membangun kehidupan yang lebih produktif setelah kembali ke masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0