Keluarga Warga Binaan Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Rutan Perempuan Surabaya
Sidoarjo, INFO_PAS – Suasana ruang tunggu pengunjung di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya tampak berbeda pada Kamis (7/5). Di sela-sela antrean layanan kunjungan tatap muka, keluarga Warga Binaan antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan pihak Rutan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya keluarga Warga Binaan yang datang berkunjung.
Sejak pagi hari, petugas kesehatan telah bersiaga melayani para pengunjung yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya. Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, tes gula darah, pemeriksaan asam urat, hingga pemberian obat dan vitamin sesuai kebutuhan masing-masing pengunjung. Para pengunjung tertib mengikuti alur pemeriksaan yang telah disiapkan petugas.
Dokter yang bertugas, dr. Yenny Sulistyowati, menjelaskan pemeriksaan kesehatan sederhana sangat penting dilakukan sebagai langkah deteksi dini berbagai penyakit. “Banyak masyarakat yang terkadang tidak menyadari kondisi kesehatannya sendiri. Dengan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan asam urat, kami membantu mendeteksi kemungkinan gangguan kesehatan lebih awal. Setelah diperiksa, pengunjung juga diberikan obat maupun vitamin sesuai hasil pemeriksaan,” jelasnya.
Antusiasme masyarakat terhadap layanan tersebut cukup tinggi. Banyak pengunjung merasa terbantu karena dapat memeriksakan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Salah satu pengunjung, Tono, senang dengan adanya kegiatan tersebut. Ia menilai layanan kesehatan gratis ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. “Biasanya kalau cek kesehatan harus pergi ke klinik atau puskesmas. Di sini sambil menunggu jadwal kunjungan ternyata bisa sekalian periksa kesehatan. Pelayanannya juga cepat dan petugasnya ramah. Saya merasa sangat terbantu,” pujinya.
Sementara itu, Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Yuyun Nurliana, menyampaikan pihaknya ingin menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada Warga Binaan, tetapi juga memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat yang datang ke Rutan. “Kesehatan merupakan hal pentin sehingga kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya,” harapnya.
Yuyun menambahkan kegiatan sosial seperti ini akan terus didorong agar keberadaan Rutan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. “Kami berharap kegiatan ini membantu masyarakat, terutama bagi keluarga Warga Binaan yang mungkin belum sempat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Ke depan kami ingin kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Pemeriksaan kesehatan gratis ini tidak hanya menjadi bentuk pelayanan sosial, tetapi juga menjadi upaya membangun kedekatan antara petugas pemasyarakatan dengan masyarakat. Kehadiran layanan kesehatan di tengah aktivitas kunjungan memberikan nilai tambah bagi pelayanan publik yang diberikan Rutan Perempuan Surabaya.
Kegiatan ini juga implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar Unit Pelaksana Teknis Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui kegiatan tersebut, Rutan Perempuan Surabaya berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan makin meningkat. Kegiatan sosial serupa diharapkan terus dilaksanakan sebagai komitmen pelayanan bermanfaat dan berdampak positif bagi masyarakat. (IR)
Kontributor: Rutan Perempuan Surabaya
What's Your Reaction?


