Kembangkan Produk Hasil Karya Warga Binaan, Rutan Marabahan Gelar Pelatihan Pembuatan Sambal Ikan Seluang

Kembangkan Produk Hasil Karya Warga Binaan, Rutan Marabahan Gelar Pelatihan Pembuatan Sambal Ikan Seluang

Marabahan, INFO_PAS — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan terus berinovasi dalam menghadirkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui kegiatan yang berorientasi pada keterampilan dan produktivitas. Salah satu upaya yang dilakukan, yakni menghadirkan pengajar tata boga, Kris Catur Wahyuretnani, untuk memberikan pelatihan pembuatan sambal ikan seluang di Aula Rutan Marabahan, Selasa (6/10). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam pengembangan produk hasil karya Warga Binaan Rutan Marabahan.

Pelatihan tersebut memberikan pembelajaran mengenai proses pengolahan sambal ikan seluang, mulai dari persiapan bahan, pengolahan ikan, pembuatan bumbu, hingga tahap penyajian. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan memasak, tetapi juga dikenalkan dengan proses menghasilkan produk makanan yang memiliki nilai tambah dan berpotensi untuk dikembangkan.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Made Urif, menyampaikan bahwa menghadirkan pembelajaran dari pihak yang memiliki kompetensi menjadi salah satu upaya untuk memperkaya kegiatan pembinaan bagi Warga Binaan. “Kami ingin kegiatan pembinaan yang diberikan kepada Warga Binaan terus berkembang dan memiliki nilai manfaat. Dengan menghadirkan narasumber yang memiliki keterampilan di bidang tertentu, Warga Binaan mendapatkan pengalaman baru yang dapat dikembangkan menjadi keterampilan produktif. Ke depan, keterampilan seperti ini diharapkan mendukung pengembangan produk hasil karya Rutan Marabahan,” harapnya.

Pengajar tata boga, Kris Catur Wahyuretnani, menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada cara membuat sambal ikan seluang, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai proses pengolahan makanan agar menghasilkan produk berkualitas. “Dalam membuat suatu produk makanan, tidak hanya rasa yang perlu diperhatikan, tetapi juga proses pengolahan, kebersihan, dan konsistensi hasil akhirnya. Melalui kegiatan ini, saya berharap Warga Binaan memahami dasar-dasar pengolahan sambal ikan seluang dan memiliki gambaran bagaimana sebuah produk dibuat dengan baik,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial S mengungkapkan kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk mempelajari keterampilan baru yang sebelumnya belum pernah dipelajari. “Saya merasa senang bisa mengikuti kegiatan ini karena mendapatkan ilmu baru dalam membuat sambal ikan seluang. Tidak hanya belajar memasak, kami juga jadi mengetahui bagaimana proses membuat sebuah produk dari awal hingga siap dikembangkan,” tuturnya. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Marabahan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0