Ketatnya Tes Urine Pegawai Ditjen PAS, Gerbang Dikunci dan Lift Dimatikan

Jakarta - Para pegawai Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menjalani tes urine. Tes untuk mengetahui ada tidaknya pegawai yang menggunakan narkotika ini digelar mendadak. Tes urine untuk seluruh jajaran Ditjen PAS digelar usai apel pagi pada sekitar pukul 08.30-10.00 WIB, Senin (4/4/2016). Kepala Bagian Humas Akbar Hadi menjelaskan tes dilakukan untuk menunjukkan komitmen Ditjen PAS melawan narkoba. Pelaksanaan tes urine dilakukan ketat dengan cara mengunci pintu gerbang Ditjen PAS. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pegawai yang berusaha menghindari tes. "Komitmen kita memberantas narkoba. Nggak mau kecolongan, semuanya diabsen. Kalaupun ada yang cuti, dinas luar akan ada tes lanjutan. Ini benar-benar rahasia dan kami tidak beritahukan," terang Akbar di Kantor Ditjen PAS, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2016). [caption id="attachment_33607" align="alignleft" width="307"] Ketatnya Tes Urine Pegawai Ditjen PAS, Gerbang Dikunci dan Lift Dimatikan

Jakarta - Para pegawai Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM menjalani tes urine. Tes untuk mengetahui ada tidaknya pegawai yang menggunakan narkotika ini digelar mendadak. Tes urine untuk seluruh jajaran Ditjen PAS digelar usai apel pagi pada sekitar pukul 08.30-10.00 WIB, Senin (4/4/2016). Kepala Bagian Humas Akbar Hadi menjelaskan tes dilakukan untuk menunjukkan komitmen Ditjen PAS melawan narkoba. Pelaksanaan tes urine dilakukan ketat dengan cara mengunci pintu gerbang Ditjen PAS. Ini dilakukan untuk memastikan tidak ada pegawai yang berusaha menghindari tes. "Komitmen kita memberantas narkoba. Nggak mau kecolongan, semuanya diabsen. Kalaupun ada yang cuti, dinas luar akan ada tes lanjutan. Ini benar-benar rahasia dan kami tidak beritahukan," terang Akbar di Kantor Ditjen PAS, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (4/4/2016). [caption id="attachment_33607" align="alignleft" width="307"]Tes urine pegawai Ditjen PAS Kemenkum HAM, Senin (4/4/2016). Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom Tes urine pegawai Ditjen PAS Kemenkum HAM, Senin (4/4/2016). Foto: Aditya Mardiastuti/detikcom[/caption] Kasubdit Pendidikan dan Perlindugan Anak-anak, Gusti Ayu Putu Suwardani mengapresiasi tes urine di lingkungan kerjanya. Menurut dia, tes urine menunjukkan komitmen pegawai Ditjen PAS melawan penyalahgunaan narkotika. "Alhamdulilah kegiatan ini positif. Kita semua berkomitmen mendukung Presiden perang terhadap narkoba di lini manapun dan berharap jajaran kami zero atau bersih dari narkoba. Mudah-mudahanan bisa diadakan tes rutin dan hasilnya zero. Dari petugas dulu nanti bisa ke lapas," ujar Ayu. Ayu menceritakan, saat tes urine, petugas juga ikut mendampingi masuk saat ke toilet. Bukan cuma itu, semua lift di gedung dimatikan saat tes urine dilakukan. "Ini luar biasa kita masuk di dalam toilet didampingi petugas pengawas internal. Saya perempuan pertama dan kaget kok ngikut, katanya memang diawasi jadi diharapkan ini urine dari kita bukan dari orang lain. Lift juga mati semua, mengurangi teman-teman yang berlarian," katanya. Kegiatan apel pagi dan tes urine ini diselenggarakan serentak di seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM di Jakarta. Untuk Ditjen PAS, tes urine diikuti sekitar 500 petugas. "Untuk yang serentak tahun ini baru ini, sebelumnya diselenggarakan masing-masing bagian. Di kantor kami diikuti seluruh pejabat struktural, fungsional umum dan fungsional khusus tanpa terkecuali," sebut Akbar.(fdn/fdn)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0