Lapas Banjar Hadir untuk Masyarakat, 10 Warga Binaan Terlibat dalam Program Bedah Rumah
Banjar, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banjar turut berpartisipasi dalam program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang diinisiasi Jabar Bergerak Kota Banjar bersama Pemerintah Kota Banjar, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), dan berbagai pihak lainnya, Rabu (14/10). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 10 Warga Binaan Lapas Banjar terlibat dalam pembangunan rumah milik Unus, warga Lingkungan Sukamanah, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar. Seluruh kegiatan berlangsung dengan pengawalan dan pendampingan petugas Lapas Banjar untuk memastikan keamanan dan ketertiban serta kesesuaian dengan ketentuan.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Banjar, Kepala Lapas Banjar, Wakapolres Banjar, Camat Pataruman, Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, serta unsur pemerintah dan masyarakat setempat. Kegiatan ini jadi bentuk kepedulian sosial dan gotong royong untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak.
Kepala Lapas Banjar, Tutut Prasetyo, menyampaikan bahwa keterlibatan Warga Binaan dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari proses pembinaan untuk menumbuhkan kepedulian, tanggung jawab, dan kemampuan berinteraksi secara positif dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk menumbuhkan kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan rasa tanggung jawab. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi bagian dari proses pembelajaran sehingga mereka semakin siap menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu memberikan manfaat ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Tutut Prasetyo.
Ketua Jabar Bergerak Kota Banjar, H. Ari Faturohman, menjelaskan bahwa pembangunan rumah tersebut ditargetkan selesai dalam 30 hari.
“Pengerjaan rumah ini ditargetkan selesai dalam 30 hari dengan melibatkan para relawan Jabar Bergerak dan bantuan Warga Binaan Lapas Banjar. Pembiayaan berasal dari bantuan para dermawan, Pemerintah Kota Banjar, Baznas, Kadin, dan Lapas Banjar. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperlancar pembangunan hingga rumah selesai dan siap ditempati,” ujar Ari.
Program bedah rumah tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman. Kolaborasi pemerintah, organisasi sosial, lembaga zakat, dan masyarakat diharapkan dapat meringankan beban penerima manfaat sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.

Bagi Warga Binaan, keterlibatan dalam kegiatan ini menjadi sarana menerapkan nilai-nilai positif, seperti kerja sama, kedisiplinan, tanggung jawab, dan gotong royong. Dengan pendampingan petugas, mereka memperoleh pengalaman yang mendukung proses pembinaan dan kesiapan untuk kembali ke tengah masyarakat.
Melalui partisipasi ini, Lapas Banjar dukung pembinaan yang tidak hanya berfokus pada perubahan sikap dan perilaku selama menjalani masa pidana, tetapi juga tumbuhkan kepedulian sosial serta kesiapan Warga Binaan untuk beradaptasi secara positif setelah kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjar
What's Your Reaction?


