Lapas Banjarmasin bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Prov. Kalsel Perkuat Sinergi Pemasaran Produk Warga Binaan
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus perkuat pemasaran produk hasil karya Warga Binaan melalui sinergi dengan berbagai pihak. Pada Rabu (8/4), Lapas Banjarmasin melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, bersama jajaran lakukan kunjungan ke Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kunjungan ini bertujuan menindaklanjuti sekaligus menjawab surat dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah terkait rencana promosi produk UMKM. Produk hasil karya Warga Binaan Lapas Banjarmasin direncanakan akan turut dipromosikan dalam kegiatan peresmian Pasar Terapung di Taman Mini Indonesia Indah pada tanggal 10-11 April 2026.
Bagus menyampaikan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar. “Kami fokus tidak hanya pada produksi, tetapi juga pada kualitas dan pemasaran. Dengan dukungan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, kami optimistis produk Warga Binaan lebih berkembang dan memiliki daya saing,” jelasnya.
Selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Kalimantan Selatan, Rahmaddin MY menyampaikan dukungan penuh terhadap produk hasil karya Warga Binaan Lapas Banjarmasin. “Kami mendukung penuh produk UMKM Lapas Banjarmasin untuk dipromosikan dan dipajang di display Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah. Harapannya, melalui langkah ini, kita saling bersinergi dalam memajukan UMKM, khususnya yang berada di Lapas Banjarmasin, sehingga mampu meningkatkan kualitas, daya saing, dan kemandirian para pelaku usahanya,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyambut baik sinergi tersebut sebagai langkah strategis dalam memperluas pemasaran produk Warga Binaan. “Kerja sama ini menjadi peluang besar bagi produk Warga Binaan untuk dikenal lebih luas. Kami ingin hasil karya mereka tidak hanya berhenti di Lapas, tetapi mampu menembus pasar dan memiliki nilai ekonomi yang nyata,” ungkapnya.
Langkah kolaboratif ini menegaskan komitmen Lapas Banjarmasin dalam mendorong Warga Binaan. Tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu bersaing di pasar melalui produk yang berkualitas dan bernilai ekonomi.
Melalui sinergi ini, diharapkan produk-produk Warga Binaan lebih dikenal masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar. Hal ini juga menjadi strategi pembinaan kemandirian yang berorientasi pada hasil nyata. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


