Lapas Banjarmasin Libatkan Kader Kesehatan Periksa Tekanan Darah Warga Binaan

Lapas Banjarmasin Libatkan Kader Kesehatan Periksa Tekanan Darah Warga Binaan

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin libatkan Warga Binaan yang tergabung sebagai kader kesehatan dalam pemeriksaan tekanan darah, sekaligus memberikan edukasi kesehatan bagi sesama Warga Binaan. Kegiatan berlangsung di Klinik Pratama Lapas Banjarmasin, Selasa (13/1) pagi.

Pemeriksaan menyasar Warga Binaan yang datang berobat dan mengeluhkan gejala terkait tekanan darah. Kader kesehatan melakukan pemeriksaan awal di bawah pendampingan petugas medis klinik. Dari antrean sederhana tersebut, bukan hanya dilakukan pemeriksaan tekanan darah, tetapi juga penanaman kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.

Selain pemeriksaan, para kader kesehatan turut menyampaikan edukasi ringan mengenai pola hidup sehat, pengenalan gejala hipertensi dan hipotensi, serta pentingnya tidak mengabaikan keluhan kesehatan sekecil apa pun. Pendekatan sesama Warga Binaan membuat komunikasi berjalan lebih cair, mudah dipahami, dan terasa dekat.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa keterlibatan kader kesehatan menjadi bagian dari pembinaan yang menumbuhkan kemandirian dan kepedulian sosial.

“Melalui kader kesehatan, Warga Binaan belajar saling peduli dan bertanggung jawab terhadap kesehatannya sendiri. Nilai ini menjadi bekal penting selama menjalani pembinaan dan saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Dokter Klinik Pratama Lapas Banjarmasin, dr. Yayuk Ruwaidah, menambahkan bahwa peran kader kesehatan sangat membantu tenaga medis dalam deteksi awal gangguan kesehatan.

“Kader menjadi perpanjangan tangan tenaga medis. Pemeriksaan awal bisa dilakukan lebih cepat, sehingga jika diperlukan, penanganan lanjutan dapat segera diberikan,” jelasnya.

Salah satu kader kesehatan berinisial R mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

“Selain menambah pengetahuan, kami juga bisa membantu teman-teman agar lebih peduli dengan kesehatannya. Rasanya bermanfaat,” ungkapnya.

Kegiatan ini menjadi ruang belajar bersama bagi Warga Binaan tentang kepedulian, tanggung jawab, dan arti menjaga diri. Dari ruang klinik yang sederhana, tumbuh kesadaran bahwa perubahan bisa dimulai dari hal paling dasar yaitu memperhatikan kesehatan diri sendiri dan orang di sekitar. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0