Lapas Banjarmasin Tanamkan Tanggung Jawab lewat Tausiah Haji dan Umrah
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin gelar tausiah bertema haji dan umrah bagi Warga Binaan di Masjid At-Taubah Lapas, Kamis (16/7). Kegiatan yang hadirkan Ustaz H. Rahmana dari Kementerian Agama Kota Banjarmasin ini jadi bagian dari pembinaan kepribadian untuk tanamkan nilai tanggung jawab sebagai bekal spiritual jalani kehidupan.
Dalam tausiahnya, Ustaz H. Rahmana menjelaskan bahwa ibadah haji dan umrah tidak hanya memerlukan kesiapan fisik dan finansial, tetapi juga kesiapan mental serta tanggung jawab terhadap kewajiban yang belum diselesaikan.
"Apabila ingin melaksanakan ibadah haji ataupun umrah, hendaknya terlebih dahulu memerdekakan diri dari berbagai tanggungan. Jika masih memiliki utang, lunasilah terlebih dahulu. Apabila ada urusan yang belum selesai, sebaiknya diselesaikan. Bahkan jika di rumah memiliki hewan peliharaan, pastikan ada yang merawat atau menitipkannya agar kita dapat beribadah dengan lebih tenang, khusyuk, dan fokus kepada Allah Swt.," pesan Ustaz H. Rahmana.

Ia menambahkan, menyelesaikan tanggung jawab kepada sesama merupakan bagian penting dari persiapan menuju ibadah yang mabrur. Dengan hati yang tenang, seseorang akan lebih mudah menjalankan ibadah secara khusyuk.
Salah seorang Warga Binaan, AS, mengaku memperoleh pemahaman baru dari materi yang disampaikan.
"Tausiah ini mengingatkan saya bahwa ibadah haji dan umrah bukan hanya tentang kesiapan biaya, tetapi juga kesiapan hati dan tanggung jawab. Saya belajar bahwa sebelum beribadah, kita harus menyelesaikan kewajiban kepada sesama agar dapat beribadah dengan lebih khusyuk. Insyaallah nasihat ini akan saya pegang sebagai bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik," ungkap AS.
Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter Warga Binaan agar memiliki kesadaran moral, spiritual, dan tanggung jawab.
"Melalui tausiah seperti ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kehidupan yang tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diamalkan dalam keseharian. Pesan tentang pentingnya menuntaskan tanggung jawab sebelum menunaikan ibadah haji dan umrah menjadi pembelajaran berharga bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri, membangun integritas, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Akhmad Herriansyah.
Lapas Banjarmasin terus hadirkan pembinaan kepribadian melalui sinergi dengan Kementerian Agama Kota Banjarmasin. Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, Warga Binaan diharapkan memiliki pemahaman agama yang lebih baik, karakter religius, serta kesiapan untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


