Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Asah Keterampilan Membatik Sasirangan
Karang Intan, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus asah keterampilan melalui pembuatan kain sasirangan dalam program pembinaan kemandirian, Selasa (14/7). Dengan pendampingan petugas Seksi Kegiatan Kerja, mereka pelajari proses pembuatan kain khas Kalimantan Selatan tersebut sebagai bekal untuk berwirausaha setelah kembali ke masyarakat.
Program pembinaan ini bertujuan tingkatkan keterampilan produktif Warga Binaan sekaligus tumbuhkan kreativitas, ketelitian, kedisiplinan, dan tanggung jawab Warga Binaan.
Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan mempraktikkan seluruh tahapan pembuatan sasirangan, mulai dari pembuatan motif, pengikatan kain, hingga proses pewarnaan. Setiap tahapan dilakukan secara bertahap sehingga peserta dapat memahami teknik pembuatan sekaligus saling berbagi pengalaman.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan dengan memperkenalkan potensi ekonomi dari produk sasirangan sebagai salah satu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Seluruh kegiatan berlangsung di bawah pendampingan dan pengawasan petugas Seksi Kegiatan Kerja untuk memastikan proses pembinaan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Petugas Seksi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Karang Intan, Rahmat Fahroni, mengatakan pembinaan sasirangan diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah bebas.
"Kegiatan sasirangan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian yang kami berikan kepada Warga Binaan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya belajar menghasilkan sebuah karya, tetapi juga mengembangkan kreativitas, ketelitian, dan tanggung jawab dalam bekerja. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif untuk dimanfaatkan ketika kembali ke masyarakat, baik untuk bekerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri," ujar Rahmat.

Salah seorang Warga Binaan, KN, mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti pembinaan tersebut.
"Mengikuti kegiatan sasirangan memberikan pengalaman yang berharga bagi kami. Dari proses pembuatannya, kami belajar untuk lebih teliti, sabar, dan kreatif dalam menghasilkan sebuah karya. Keterampilan yang kami dapatkan menjadi tambahan ilmu yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat," ungkap KN. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


