Lapas Batulicin Perkuat Sinergi dan Koordinasi dengan Mako Brimob dan SPPG Desa Sepunggur

Lapas Batulicin Perkuat Sinergi dan Koordinasi dengan Mako Brimob dan SPPG Desa Sepunggur

Batulicin, INFO PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin perkuat sinergi pengamanan dengan menyambangi Markas Komando (Mako) Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, Kamis (13/8). Kunjungan tersebut menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan visi dan memperkuat kesiapan bersama sebagai garda pengamanan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, hadir didampingi jajaran strukturalnya. Kedatangan jajaran Lapas Batulicin disambut hangat dalam suasana kebersamaan oleh Komandan Batalyon B Pelopor, Kompol Fratika Yudha, bersama jajaran.

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi kelembagaan sekaligus menyelaraskan langkah dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan keetrtiban (kamtib). Sinergi antaraparat menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan, pertukaran informasi, serta koordinasi yang cepat dan tepat ketika dibutuhkan.

Dalam konteks tugas Pemasyarakatan, penguatan jejaring pengamanan diperlukan untuk memastikan Lapas tetap berada dalam kondisi aman dan kondusif. Koordinasi dengan unsur Brimob menjadi upaya membangun sistem pengamanan responsif, terukur, dan mendukung pelaksanaan tugas secara profesional. Ini juga momentum menyamakan persepsi mengenai pentingnya keamanan sebagai tanggung jawab bersama yang dapat diperkuat melalui komunikasi dan koordinasi berkelanjutan.

Thoha menyampaikan kunjungan tersebut merupakan upaya membangun sinergi pengamanan yang makin kuat dengan Brimob. Keselarasan visi dan komunikasi antarlembaga diperlukan untuk menciptakan langkah pengamanan yang lebih terkoordinasi.

“Kami ingin membangun kesamaan visi bahwa keamanan merupakan fondasi utama dalam memastikan seluruh tugas Pemasyarakatan berjalan stertib, profesional, dan berkesinambungan,” ujar Thoha.

Senada, Kepala Subseksi (Kasubsi) Kamtib, Indra Bagus Angkoso, menilai penguatan koordinasi dengan unsur Brimob penting untuk mendukung kesiapsiagaan pengamanan Lapas. Ia berharap komunikasi dan penyelarasan visi keamanan terus ditingkatkan melalui koordinasi terukur dan berkelanjutan.

“Penyelarasan visi pengamanan akan menjadi modal penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan, mencegah potensi gangguan, serta memastikan setiap langkah penanganan dapat dilakukan secara tepat sesuai tugas dan kewenangan,” jelas Indra.

Sementara itu, Kompol Fratika Yudha menyambut positif kunjungan jajaran Lapas Batulicin sebagai langkah strategis dalam membangun sinergi pengamanan yang lebih kokoh. Hubungan kelembagaan yang kuat akan mendukung kesiapan bersama dalam menjaga keamanan, khususnya di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kami berharap hubungan antara Batalyon B Pelopor dan Lapas Batulicin makin kuat sehingga mendukung kesiapsiagaan pengamanan di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu,” ungkap Yudha.

Melalui kunjungan tersebut, Lapas Batulicin menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan unsur pengamanan terkait. Penyelarasan visi dan penguatan koordinasi diharapkan menjadi fondasi bersama dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.

Di tempat berbeda, Lapas Batulicin melalui Kasubsi Pembinaan, Harry Indrawan, bersama staf lakukan audiensi dengan Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Sepunggur, Refki. Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk menyelaraskan kesiapan teknis sebelum Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Lapas Batulicin mulai memberikan layanan kepada pelajar di sekitar wilayah Lapas.

Dapur MBG Lapas Batulicin sendiri telah rampung dibangun sejak beberapa bulan lalu dan kini memasuki tahap pematangan kesiapan operasional. Koordinasi dilakukan untuk memastikan sarana, mekanisme pelayanan, tata kelola, dan aspek teknis lainnya berjalan sesuai standar sebelum program mulai melayani pelajar.

Langkah tersebut sekaligus menjadi kesiapan Lapas Batulicin dalam mendukung pelaksanaan program nasional MBG melalui kolaborasi dengan SPPG Desa Sepunggur. Melalui koordinasi berkelanjutan, Lapas Batulicin berupaya memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi pelajar di sekitar Lapas.

Harry mengatakan koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan sebelum Dapur MBG Lapas Batulicin mulai beroperasi. Menurutnya, setiap unsur pendukung perlu diselaraskan agar program berjalan sesuai standar dan rencana yang telah ditetapkan.

“Kami ingin memastikan Dapur MBG Lapas Batulicin tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kesiapan tata kelola dan mekanisme pelayanan jelas. Koordinasi dengan SPPG Sepunggur menjadi langkah penting untuk menyelaraskan seluruh kebutuhan sebelum program mulai memberikan layanan kepada para pelajar,” terang Harry,

Mewakili SPPG Desa Sepunggur, Refki menyampaikan pihaknya siap mendukung proses persiapan operasional MBG di Lapas Batulicin melalui koordinasi dan pendampingan sesuai kewenangan. Komunikasi sejak tahap persiapan diperlukan agar program berjalan terarah dan memenuhi standar penyelenggaraan yang ditetapkan.

“Kami siap mendukung proses persiapan sesuai tugas dan kewenangan SPPG. Penyamaan langkah sejak awal penting agar ketika operasional dimulai, seluruh mekanisme pelayanan berjalan tertib, terkoordinasi, dan sesuai standar,” ungkap Refki.

Koordinasi bersama SPPG Desa Sepunggur menjadi tahapan pematangan sebelum Dapur MBG Lapas Batulicin mulai menjalankan pelayanan. Dengan kesiapan sarana yang telah tersedia dan penguatan koordinasi antarpihak, pelaksanaan MBG diharapkan segera berjalan optimal sesuai standar dan tujuan program nasional. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1