Lapas Batulicin Serap Aspirasi Warga Binaan melalui Sapa Kasih

Lapas Batulicin Serap Aspirasi Warga Binaan melalui Sapa Kasih

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali gelar program Sapa Kasih dengan mengunjungi blok hunian Warga Binaan, Jumat (31/7). Kegiatan tersebut jadi sarana dialog untuk menyerap aspirasi, mendengarkan masukan, sekaligus memantau kondisi lingkungan hunian.

Kegiatan dipimpin Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi, Mochammad Fachri Muzhaffar, didampingi Staf Pembinaan, Donny Anwar dan Staf Keamanan dan Ketertiban, Danu Pramusinta. Pada kesempatan tersebut, jajaran Lapas Batulicin berdialog langsung dengan Warga Binaan di Blok Alfa Kamar 6.

Selain menyerap aspirasi, petugas juga memantau kondisi lingkungan hunian sebagai bahan evaluasi untuk tingkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.

Mochammad Fachri Muzhaffar mengatakan program Sapa Kasih jadi media komunikasi untuk mengetahui kondisi di dalam blok hunian secara langsung.

"Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara langsung kepada petugas. Melalui komunikasi yang terbuka, kami dapat memahami kebutuhan mereka dengan lebih baik sekaligus menyusun langkah-langkah yang tepat dalam mendukung pembinaan dan menjaga situasi Lapas tetap aman serta kondusif," ujar Fachri.

Salah seorang Warga Binaan, B, mengaku kegiatan tersebut memberinya kesempatan menyampaikan kondisi yang dirasakan selama menjalani pembinaan.

"Kami merasa dihargai karena dapat berbicara langsung dengan petugas mengenai kondisi yang kami rasakan. Kehadiran mereka memberikan semangat dan membuat kami yakin bahwa setiap masukan akan menjadi perhatian untuk mendukung proses pembinaan yang lebih baik," ungkap B.

Sementara itu, Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, menegaskan bahwa Sapa Kasih jadi salah satu sarana membangun komunikasi yang terbuka antara petugas dan Warga Binaan.

"Kami ingin membangun budaya komunikasi yang terbuka antara petugas dan Warga Binaan agar setiap persoalan dapat diketahui lebih dini dan diselesaikan secara tepat. Melalui Sapa Kasih, kami tidak hanya mendengarkan aspirasi, tetapi juga memastikan pembinaan berjalan dengan pendekatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan," tegas Thoha. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0