Lapas Brebes Panen 220 Kilogram Lele Hasil Budidaya Warga Binaan
Brebes, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes panen 220 kilogram ikan lele hasil budidaya di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (3/8). Kegiatan ini bagian dari program pembinaan kemandirian sekaligus dukungan terhadap ketahanan pangan.
Panen diikuti Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, jajaran petugas, serta lima Warga Binaan yang terlibat langsung dalam proses budidaya.
Budidaya lele dikembangkan di kawasan brandgang luar SAE dengan memanfaatkan lahan produktif. Saat ini, Lapas Brebes mengelola 10 kolam budidaya ikan yang dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran keterampilan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Selama proses budidaya, Warga Binaan mendapat pendampingan petugas mulai dari pemeliharaan hingga panen, sehingga memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, mengatakan budidaya perikanan menjadi salah satu program pembinaan yang membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bernilai ekonomi.
"Pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku, tetapi juga memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan oleh Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pidana. Melalui budidaya ikan lele ini, mereka belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan proses kerja yang memiliki nilai ekonomi," ujar Mudo.
Ia menambahkan, pengembangan budidaya ikan di SAE merupakan bentuk optimalisasi potensi Lapas Brebes dalam mendukung ketahanan pangan.
"Kami terus berupaya mengoptimalkan lahan yang ada untuk kegiatan produktif. Program ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja bagi Warga Binaan, tetapi juga menjadi kontribusi Lapas Brebes dalam mendukung program ketahanan pangan nasional," tambahnya.
Mudo juga menegaskan bahwa budidaya ikan lele merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian Warga Binaan, sekaligus mendukung program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Salah seorang Warga Binaan, KM, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti program tersebut.
"Kami belajar banyak dari proses budidaya ikan lele, mulai dari merawat ikan sampai panen. Kegiatan ini mengajarkan kami untuk lebih disiplin, teliti, dan bertanggung jawab. Semoga keterampilan ini bisa menjadi bekal ketika kembali ke keluarga dan masyarakat," ungkapnya.
Hasil panen selanjutnya dipasarkan melalui kerja sama dengan pihak ketiga. Ke depan, Lapas Brebes akan terus kembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Brebes
What's Your Reaction?


