Lapas Geser Gandeng Bapas Ambon Fasilitasi Litmas Awal Dua Warga Binaan

Lapas Geser Gandeng Bapas Ambon Fasilitasi Litmas Awal Dua Warga Binaan

Geser, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser fasilitasi Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) awal bagi dua Warga Binaan di Aula Lapas Geser, Rabu (7/10). Kegiatan tersebut terlaksana bersama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon dengan menghadirkan Pembimbing Kemasyarakatan (PK), Saiful Mansur, untuk lakukan asesmen secara langsung.

Litmas awal bagian dari tahapan pembinaan bagi Warga Binaan yang baru masuk. Proses ini dilakukan untuk menggali latar belakang, kondisi, kebutuhan, potensi, dan karakteristik Warga Binaan sebagai bahan penyusunan program pembinaan yang sesuai.

Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, mengapresiasi pelaksanaan Litmas bersama Bapas Ambon. Menurutnya, hasil Litmas penting sebagai dasar bagi Lapas dalam menentukan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan Warga Binaan.

“Pelaksanaan Litmas merupakan langkah hulu yang sangat menentukan. Sinergi dengan Bapas Ambon memungkinkan kami melakukan pemetaan yang akurat. Dengan data yang komprehensif, kami dapat merancang program pembinaan yang lebih terspesialisasi, khususnya dalam mengasah keterampilan melalui program pembinaan kemandirian agar mereka siap kembali ke masyarakat,” ujar Nober.

Nober menambahkan bahwa hasil Litmas perlu ditindaklanjuti dalam pelaksanaan pembinaan selama Warga Binaan menjalani masa pidana.

“Kami berkomitmen memastikan setiap Warga Binaan dapat mengoptimalkan waktu mereka di sini untuk refleksi diri dan peningkatan kapasitas. Sinergi berkelanjutan dengan Bapas Ambon akan terus kami perkuat demi menciptakan ekosistem pembinaan yang berdampak positif dan terukur,” imbuh Nober.

Sementara itu, PK Bapas Ambon, Saiful Mansur, menjelaskan bahwa Litmas dilakukan untuk menggali informasi mengenai kondisi dan kebutuhan Warga Binaan sebagai dasar penyusunan rekomendasi pembinaan.

“Kolaborasi dalam Litmas ini bertujuan untuk menggali profil mendalam Warga Binaan. Rekomendasi yang kami susun nantinya akan menjadi kompas bagi Lapas Geser dalam menentukan intervensi pembinaan, baik dari aspek kepribadian maupun kemandirian. Kerja sama yang solid antara PK Bapas dan jajaran Lapas adalah fondasi agar pembinaan ini berjalan efektif dan tepat sasaran,” urai Saiful.

Salah seorang Warga Binaan, LR, mengaku mengikuti proses wawancara Litmas dengan kooperatif. Ia berharap hasil pemetaan dapat membantunya mengikuti program pembinaan yang sesuai dengan minat dan potensinya.

“Saya mengikuti proses Litmas ini dengan terbuka. Saya berharap hasil pemetaan ini bisa mengarahkan saya ke program pelatihan keterampilan yang sesuai dengan minat. Saya juga bersyukur atas awal perubahan demi menjadi pribadi yang lebih baik. Ini adalah kesempatan berharga untuk belajar, menyiapkan bekal hidup, sekaligus kembali mengasah potensi diri setelah bebas nanti,” ungkap LR.

Fasilitasi bersama Bapas Ambon ini juga bagian dari upaya memastikan proses pembinaan berjalan terarah sejak tahap awal. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Geser

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0