Lapas Kelas I Tangerang Disiapkan Jadi Pusat Produksi Program MBG
Tangerang, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang menerima kunjungan kerja Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Dr. dr. Adhayani Lubis, bersama jajaran, Selasa (27/1). Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, beserta jajaran struktural, dan sejumlah petugas terkait untuk meninjau sarana dan prasarana layanan kesehatan, serta fasilitas dapur sebagai persiapan pengembangan program Makan Bergizi (MBG) di Lapas Kelas I Tangerang.
Kunjungan kerja tersebut menjadi momentum strategis bagi Lapas Kelas I Tangerang untuk memperkuat peran satuan kerja dalam mendukung program nasional, khususnya peningkatan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang generasi muda sebagai implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui pemberdayaan Warga Binaan untuk mendukung program MBG. Dalam skema pengembangannya, Lapas Kelas I Tangerang dirancang tidak hanya sebagai pusat produksi, tetapi juga sebagai ruang pelibatan Warga Binaan dalam proses implementasi pembinaan kemandirian berbasis keterampilan kerja.
Beni menyampaikan kesiapan jajarannya dalam mendukung penuh implementasi MBG sebagai transformasi layanan Pemasyarakatan yang berdampak langsung. “Kami siap memfasilitasi pelaksanaan MBG sekaligus menyiapkan Warga Binaan yang terlibat melalui pembinaan dan pelatihan yang terstruktur. Ini sejalan dengan komitmen kami untuk menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat pembentukan karakter, tetapi juga penguatan keterampilan kerja yang aplikatif,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Narapidana, Fuad, menilai keterlibatan Warga Binaan merupakan wujud konkret pembinaan kemandirian yang berorientasi pada kesiapan reintegrasi sosial. “Melalui program ini, Warga Binaan memperoleh pengalaman kerja nyata di bidang pengolahan makanan dengan standar profesional. Harapannya, keterampilan tersebut menjadi bekal setelah mereka kembali ke masyarakat,” harapnya.
Dalam peninjauan tersebut, Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi meninjau langsung alur kerja Dapur Bersih Lapas, kebersihan fasilitas, kualitas bahan pangan, dan sistem distribusi makanan. Ia juga menekankan pentingnya penataan ruang masak yang sesuai standar guna menjamin kehigienisan, keselamatan kerja, dan keamanan bagi para pekerja dapur sebagai prasyarat utama keberhasilan pelaksanaan program.
“Pengembangan program MBG di Lapas Kelas I Tangerang merupakan langkah strategis. Selain mendukung program nasional untuk anak-anak sekolah, perlibatan Warga Binaan sebagai tenaga kerja menjadi nilai tambah dalam pembinaan kemandirian. Program ini sangat berpotensi menjadi percontohan secara nasional apabila dilaksanakan secara konsisten dan sesuai standar,” tutur Adhayani.
Melalui kunjungan kerja ini, Lapas Kelas I Tangerang menegaskan perannya sebagai satuan kerja yang adaptif dan responsif terhadap kebijakan nasional, sekaligus memperkuat fungsi Pemasyarakatan sebagai sarana pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan agar mampu berperan produktif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang
What's Your Reaction?


