Lapas Kupang bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. NTT Panen Perdana Jagung Hibrida Varietas Nusa 01
Kupang, INFO_PAS – Sinergi antara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali membuahkan hasil nyata. Melalui pembinaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Kupang laksanakan panen perdana jagung hibrida varietas Nusa 01 sebagai wujud keberhasilan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan, Rabu (28/1).
Panen perdana ini merupakan dukungan Lapas Kupang terhadap Program Asta Cita Presiden RI serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam bidang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan keterampilan Warga Binaan di bidang pertanian. Program SAE tidak hanya diarahkan pada pemenuhan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pembekalan keahlian agar Warga Binaan memiliki bekal produktif saat kembali ke masyarakat.
Kepala Lapas Kupang, Antonius Hubertus Jawa Gili, menyampaikan panen ini menjadi momentum penting dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian. “Ini merupakan bukti program SAE berjalan optimal dan mampu memberikan hasil nyata,” terangnya.
Antonius berharap kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas. “Kami berharap kerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur terus ditingkatkan sehingga Warga Binaan memperoleh keterampilan pertanian berkelanjutan dan siap diterapkan setelah bebas nanti,” harapnya.
Sementara itu, Koordinator Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, Antonia D. Manuk, mengapresiasi sinergi yang telah terjalin dengan Lapas Kupang. “Terima kasih untuk kerja sama yang baik ini. Hari ini kita panen jagung dan hasilnya cukup baik. Terima kasih banyak atas komitmen Lapas Kupang dalam mendukung program pertanian dan ketahanan pangan,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan, GO, bangga dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. “Kami senang dan bersyukur bisa belajar langsung cara menanam jagung sampai panen. Ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga bisa kami gunakan ketika kembali ke masyarakat,” harapnya.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, kegiatan panen perdana ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan anakan terong dan bibit cabai kepada Lapas Kupang untuk ditanam dan dikembangkan di area kebun SAE. Melalui kegiatan ini, Lapas Kupang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program pembinaan produktif, berkelanjutan, dan berdampak nyata, sejalan dengan upaya mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Kupang
What's Your Reaction?


