Lapas Luwuk Gelar Pembinaan Kesetaraan, Pastikan Warga Binaan Dapatkan Hak dan Kesempatan Sama
Luwuk, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk fasilitasi pembinaan dan pengembangan diri bagi seluruh Warga Binaan melalui pembelajaran nonformal yang berkelanjutan. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang Belajar Lapas Luwuk dengan materi yang berganti secara berkala sesuai kurikulum pendidikan kesetaraan, Selasa (3/11).
Pada sesi pembelajaran kali ini, Warga Binaan yang terdaftar sebagai peserta didik di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bait Syafakillah Banggai ikuti pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Indonesia bersama tim pengajar, Rahman Dani Lasamadi dan Fitri R. Limpo. Pembelajaran dengan beragam mata pelajaran ini jadi bagian dari pembinaan intelektual dan kepribadian Warga Binaan selama menjalani masa pidana.
Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan Lapas Luwuk, Bangun Budi Santoso, menyampaikan bahwa keberlanjutan program jadi fokus utama dalam pemenuhan hak belajar Warga Binaan.
"Kegiatan pembelajaran ini kami laksanakan secara berulang dan rutin dengan rotasi mata pelajaran yang bervariasi setiap pertemuannya. Hal ini kami lakukan agar Warga Binaan mendapatkan pengayaan ilmu yang utuh serta hak-hak akademik mereka terpenuhi secara optimal," ujar Budi.
Perwakilan pengajar PKBM Bait Syafakillah Banggai, Rahman Dani Lasamadi, mengapresiasi konsistensi pelaksanaan pembelajaran tersebut.
"Melalui pola pembelajaran rutin yang menyajikan mata pelajaran berbeda di setiap sesi, kami melihat perkembangan positif dan semangat belajar yang konsisten dari para Warga Binaan. Kami berharap bekal keimanan, kebahasaan, serta materi pelajaran lainnya dapat membentuk karakter mereka menjadi lebih baik," tutur Rahman.
Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, tegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program strategis kementerian.
"Pembinaan yang dilakukan secara berkala dan bervariasi ini merupakan komitmen berkelanjutan kami dalam mendukung 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya mengenai Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan. Lapas Luwuk memastikan seluruh Warga Binaan mendapatkan kesempatan dan hak yang sama untuk mengenyam pendidikan hingga siap kembali ke masyarakat," tegas Bahrun. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Luwuk
What's Your Reaction?


