Lapas Mojokerto Gandeng Dinas Kesehatan Skrining TB Menggunakan X-Ray bagi Warga Binaan

Lapas Mojokerto Gandeng Dinas Kesehatan Skrining TB Menggunakan X-Ray bagi Warga Binaan

Mojokerto, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto gelar skrining tuberkulosis (TB) menggunakan pemeriksaan X-ray bagi Warga Binaan, Rabu (5/8). Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Mojokerto ini merupakan upaya deteksi dini untuk cegah penyebaran TB di lingkungan Pemasyarakatan.

Pelaksanaan skrining melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Mojokerto bersama RS Wahidin Sudiro Husodo Mojokerto dan Puskesmas Gedongan. Ratusan Warga Binaan ikuti pemeriksaan secara bertahap, diawali registrasi dan pemeriksaan kesehatan awal sebelum jalani foto rontgen dada menggunakan mobil X-ray digital. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib dengan pendampingan petugas Klinik Pratama Lapas Mojokerto.

Kepala Lapas Mojokerto, Arifin Akhmad, mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan layanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui deteksi dini penyakit menular.

"Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada Warga Binaan. Dengan deteksi dini melalui skrining TB, kami berharap kesehatan Warga Binaan tetap terjaga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat dan bebas dari penyebaran penyakit menular," ujar Arifin.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Mojokerto, Achmad Reza, melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sekaligus Pengendali Teknis, Shofia Kurniawanti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mendukung program nasional eliminasi TB melalui deteksi dini pada kelompok rentan.

"Pemeriksaan menggunakan X-ray diharapkan mampu mengidentifikasi potensi kasus TB secara cepat sehingga penanganan dan tindak lanjut medis dapat segera diberikan guna mencegah penularan yang lebih luas," jelas Shofia.

Salah seorang Warga Binaan, S, mengapresiasi layanan kesehatan yang diberikan.

"Kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat berarti bagi kami. Selain diperiksa oleh tenaga medis, kami juga merasa ada perhatian terhadap kondisi kesehatan kami selama menjalani masa pembinaan," ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat dalam mendukung Asta Cita Presiden serta tindak lanjut kerja sama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Mojokerto

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0