Lapas Narkotika Karang Intan Dorong Peningkatan Kompetensi Petugas melalui Sosialisasi Program Kuliah STIMI Banjarmasin
Karang Intan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan buka akses studi lanjut bagi petugas melalui Sosialisasi Program Kuliah Kerja Sama bersama Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Rabu (12/8). Sosialisasi tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), meningkatkan kompetensi profesional, dan memperkuat kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemasyarakatan,
Kegiatan ini memberikan informasi mengenai berbagai peluang studi lanjut bagi petugas di lingkungan Lapas Narkotika Karang Intan melalui skema kerja sama pendidikan dengan STIMI Banjarmasin. Sejumlah petugas yang berminat mengembangkan kompetensi akademik dan profesional mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias sebagai komitmen terhadap peningkatan kualitas diri dan kinerja organisasi.
Salah satu petugas Lapas Narkotika Karang Intan, Muhammad Ridhoni, menyambut baik program tersebut karena memberikan kesempatan yang lebih luas bagi petugas untuk terus mengembangkan kompetensi. “Sosialisasi ini memberikan gambaran yang jelas mengenai kesempatan studi lanjut yang dapat kami tempuh. Program kerja sama seperti ini sangat bermanfaat karena membantu petugas mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, dan meningkatkan kualitas diri sehingga kami dapat memberikan kontribusi yang lebih baik bagi organisasi,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim STIMI Banjarmasin memaparkan berbagai program studi, sistem perkuliahan, mekanisme kerja sama, serta peluang pengembangan karier melalui pendidikan formal. Peserta juga berdiskusi secara langsung mengenai persyaratan pendaftaran, skema pembelajaran yang fleksibel bagi petugas, serta manfaat studi lanjut dalam mendukung pelaksanaan tugas dan tanggung jawab di lingkungan Pemasyarakatan.
Ketua STIMI Banjarmasin, Dr. Titien Agustina, menyampaikan kerja sama pendidikan dengan Lapas Narkotika Karang Intan merupakan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas SDM aparatur. “Kami berharap kerja sama ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi para petugas untuk melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan tanggung jawab kedinasan. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan tinggi akan memberikan nilai tambah, baik bagi pengembangan individu maupun bagi peningkatan kualitas pelayanan institusi,” tuturnya.
Sosialisasi tersebut menjadi komitmen Lapas Narkotika Karang Intan dalam mendorong budaya belajar, peningkatan kapasitas, dan pengembangan profesionalisme petugas berkelanjutan. Kerja sama di bidang pendidikan diharapkan melahirkan petugas yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan manajerial, dan daya saing yang lebih baik dalam menghadapi dinamika tugas Pemasyarakatan.
Melalui sinergi dengan STIMI Banjarmasin, Lapas Narkotika Karang Intan terus membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan tinggi sebagai investasi jangka panjang dalam membangun SDM unggul.
Kontributor: LPN Karang Intan
What's Your Reaction?


