Lapas Palu Bekali Warga Binaan dengan Keahlian Praktis lewat Program Cuci Mobil dan Motor

Lapas Palu Bekali Warga Binaan dengan Keahlian Praktis lewat Program Cuci Mobil dan Motor

Palu, INFO_PAS - Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu terus tunjukkan semangat dalam mengikuti program pembinaan kemandirian yang diberikan pihak Lapas. Salah satu kegiatan pembinaan yang terpantau pada Jumat (17/4), yaitu pembinaan keterampilan pencucian kendaraan di area pencucian kendaraan di lingkungan Lapas Palu. Program ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kemampuan praktis Warga Binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat.

Pencucian kendaraan ini dilaksanakan secara terjadwal dengan melibatkan empat Warga Binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan berkelakuan baik. Dalam prosesnya, mereka diberikan pelatihan mulai dari teknik dasar mencuci kendaraan dan penggunaan alat, seperti mesin semprot air bertekanan tinggi, sabun khusus kendaraan, hingga teknik pengeringan yang tepat agar hasil cucian maksimal dan tidak merusak permukaan kendaraan.

Petugas pembinaan dari seksi kegiatan kerja, Sumardin, secara aktif memberikan arahan dan pengawasan selama kegiatan berlangsung. Hal in agar setiap Warga Binaan memahami standar operasional yang benar dan menerapkan prinsip kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.

“Melalui pendampingan dan pengawasan yang intensif, kami memastikan Warga Binaan memahami standar kerja yang benar, memiliki kedisiplinan dan tanggung jawab, serta mampu memberikan pelayanan yang baik sebagai bekal untuk membuka usaha mandiri di bidang pencucian kendaraan,” ungkap Sumardin.

Suasana di area pencucian kendaraan tampak hidup dengan aktivitas Warga Binaan yang bekerja sama dan saling membantu. Mereka tidak hanya belajar keterampilan teknis, tetapi juga membangun sikap kerja sama, ketelitian, dan rasa percaya diri. Program ini sekaligus menjadi sarana pembinaan mental yang positif karena mampu mengalihkan perhatian Warga Binaan ke kegiatan yang produktif.

Kami tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga membangun kerja sama, ketelitian, dan rasa percaya diri dalam suasana yang produktif,” ungkap salah satu Warga Binaan yang akrab disapa Randi.

Terpisah, Kepala Lapas Palu, Makmur, menyampaikan pembinaan keterampilan seperti ini merupakan wujud nyata komitmen Pemasyarakatan dalam menciptakan Warga Binaan yang mandiri dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat. “Kami berharap setelah bebas nanti, Warga Binaan memiliki peluang usaha yang dapat mereka kembangkan,” harapnya.

Melalui program ini, Lapas Palu terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Harapannya, setiap Warga Binaan yang telah selesai menjalani masa pidana kembali ke masyarakat dengan keterampilan bermanfaat sehingga mampu menjalani kehidupan yang lebih baik dan produktif. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0