Lapas Pemuda Madiun Bangun Kekompakan dan Kedisiplinan Petugas lewat Pembinaan FMD
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun gelar Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) di kawasan Ngrowo Bening Edupark, PDAM Kota Madiun, Sabtu (8/11). Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesehatan jasmani, ketangguhan mental, dan kedisiplinan petugas dalam menjalankan tugas Pemasyarakatan.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Lapas Pemuda Madiun, Wahyu Susetyo. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kebugaran fisik, ketahanan mental, dan sikap disiplin dalam mendukung profesionalisme petugas.
“Sebagai aparatur Pemasyarakatan, kita tidak hanya dituntut profesional dalam tugas, tetapi juga harus memiliki fisik yang prima, mental yang kuat, dan kedisiplinan tinggi. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat ketiga aspek tersebut,” tegas Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu mengingatkan seluruh jajarannya untuk memanfaatkan kegiatan ini secara optimal. Tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai wadah mempererat solidaritas antarpetugas dan memperkokoh komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Mari ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan kebersamaan. Jadikan ini sebagai langkah awal membangun tim yang lebih solid serta lingkungan kerja yang harmonis dan produktif,” ajak Wahyu.
Kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama. Uniknya, instruktur senam dipilih langsung oleh panitia dari peserta Pembinaan FMD sendiri. Suasana berlangsung penuh ceria dan semangat, diiringi musik energik yang membangkitkan antusiasme seluruh peserta. Seluruh petugas kompak mengikuti setiap gerakan yang dipandu oleh instruktur dadakan, menciptakan momen kebersamaan yang hangat dan menyenangkan.
Beragam aktivitas menarik lainnya digelar dalam kegiatan ini, mulai dari team building, fun games, hingga ice breaking. Seluruh kegiatan dirancang untuk melatih kerja sama tim, ketangkasan, dan kecepatan berpikir dalam situasi menantang.
Salah satu aktivitas yang paling diminati adalah simulasi strategi kerja sama tim, seperti permainan memasukkan bola tenis meja ke dalam wadah menggunakan tali yang harus dikendalikan bersama. Permainan ini menguji koordinasi dan komunikasi efektif antaranggota tim.
Selain itu, sesi ice breaking turut memeriahkan suasana. Panitia menyebutkan kata atau tepuk tertentu yang harus diikuti peserta dengan cepat dan tepat. Peserta yang salah menyebutkan atau terlambat merespons akan mendapatkan hukuman ringan berupa taburan bedak di wajah yang menambah keceriaan seluruh peserta.
Kegiatan ini juga mendapat tanggapan positif dari para peserta, salah satunya Jaelani Surahman selaku Kepala Regu Pengamanan Beruang. “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain menambah semangat dan mempererat hubungan antarpetugas, kami juga belajar pentingnya kekompakan dalam menghadapi tantangan di lapangan,” ujarnya.
Melalui Pembinaam FMD, diharapkan seluruh jajaran Lapas Pemuda Madiun makin solid dan disiplin, baik secara individu maupun tim. Selain menjadi ajang penyegaran dari rutinitas, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat semangat kebersamaan dalam mewujudkan lingkungan kerja yang harmonis, produktif, dan berintegritas tinggi. (IR)
Kontributor: Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


