Lapas Pemuda Madiun Gelar Cek Kesehatan dan Tracking TB bagi Petugas dan Warga Binaan

Lapas Pemuda Madiun Gelar Cek Kesehatan dan Tracking TB bagi Petugas dan Warga Binaan

Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Madiun dan Puskesmas Demangan gelar Tracking Tuberkulosis (TB) Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis bagi petugas dan Warga Binaan, Selasa (19/8). Kegiatan yang berlangsung selama enam hari hingga Minggu (23/8) tersebut jadi langkah deteksi dini dan pencegahan penyakit, khususnya TB, di lingkungan Pemasyarakatan.

Pada hari pertama, seluruh petugas Lapas Pemuda Madiun mengikuti pemeriksaan berupa pengukuran tekanan darah, pemeriksaan gula darah, dan rontgen untuk mendeteksi TB. Pemeriksaan dilakukan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Madiun bersama Puskesmas Demangan.

Pemeriksaan selanjutnya diberikan kepada seluruh Warga Binaan secara bertahap. Kegiatan tersebut penting karena lingkungan Pemasyarakatan membutuhkan perhatian khusus dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular.

Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Madiun, khususnya Wali Kota Madiun dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, atas dukungan dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Madiun dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tracking TB terintegrasi dan cek kesehatan gratis ini dapat terlaksana. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berjalan, khususnya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan yang menjadi kelompok yang rentan terhadap penyakit menular seperti TB,” ujar Rudi Kristiawan.

Menurutnya, deteksi dini penting untuk cegah penyebaran penyakit sekaligus pastikan petugas dan Warga Binaan memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Madiun, dr. Denik Wuryani, mengapresiasi langkah Lapas Pemuda Madiun menggandeng jajaran kesehatan dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit menular.

Tracking TB seperti ini sangat penting untuk menemukan kasus secara lebih dini, sehingga apabila terdapat Warga Binaan maupun petugas yang terindikasi, dapat segera dilakukan pemeriksaan lanjutan dan penanganan sesuai standar. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemeriksaan saja, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga lingkungan Lapas tetap sehat dan mencegah penularan TB,” ujar dr. Denik.

Ia menambahkan, sinergi lintas sektor jadi salah satu kunci dalam pengendalian TB, khususnya di lingkungan dengan risiko penularan lebih tinggi. Pemeriksaan berkala dan edukasi kesehatan diharapkan tingkatkan pemahaman masyarakat Pemasyarakatan mengenai pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.

Salah satu Warga Binaan, Y, menyambut baik pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut memudahkan Warga Binaan mengetahui kondisi kesehatan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan seperti ini. Selain bisa mengetahui kondisi kesehatan, kami juga mendapat perhatian dan pelayanan dari tenaga kesehatan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar kami lebih sadar untuk menjaga kesehatan,” ungkap Y.

Lapas Pemuda Madiun berharap sinergi bersama Pemerintah Kota Madiun dan jajaran Dinas Kesehatan terus diperkuat, tidak hanya pada momentum HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga dalam berbagai upaya peningkatan kualitas kesehatan petugas dan Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0