Mandiri dan Terampil, Klien Bapas Palu Ikuti Pelatihan Konstruksi Baja Ringan
Palu, INFO_PAS – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Palu gelar Bimbingan Kemandirian Klien Pemasyarakatan berupa Pelatihan Konstruksi Baja Ringan di Aula Bapas Kelas I Palu, Senin (5/10). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kemandirian untuk membekali Klien Pemasyarakatan dengan keterampilan kerja.
Kegiatan diawali laporan Ketua Panitia, Kepala Seksi Bimbingan Klien Dewasa (BKD) Bapas Palu, Surya Putra. Ia menyampaikan, pelatihan diikuti 20 Klien Pemasyarakatan yang telah melalui tahap seleksi dan asesmen.
Para peserta mendapat materi mulai dari teori dasar pengukuran dan pemotongan baja ringan hingga perakitan rangka atap. Pelatihan menghadirkan instruktur profesional dengan metode praktik langsung.
"Pelatihan ini kami laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam mempersiapkan Klien untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan. Kami berharap 20 Klien yang terpilih ini dapat mengikuti kegiatan dengan disiplin dan serius hingga selesai, sehingga ilmunya benar-benar bermanfaat untuk meningkatkan kemandirian ekonomi mereka," ujar Surya Putra dalam laporannya.
Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) Tahun 2026 serta dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Salah seorang peserta, AF, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk bekerja dan membantu keluarga.
"Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Kabapas dan seluruh jajaran Bapas Palu yang sudah memberikan kami kesempatan ikut pelatihan ini. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi saya. Sebelumnya saya tidak punya keahlian di bidang konstruksi rangka baja, sekarang saya jadi tahu cara pasang baja ringan. Saya akan maksimalkan pelatihan ini, saya akan belajar sungguh-sungguh karena ini bekal untuk saya bekerja nanti dan membantu keluarga. Semoga setelah ini saya bisa mandiri dan tidak mengulangi kesalahan lagi," ujar Ali.
Kepala Bapas Palu, M. Nur Amin, menekankan pentingnya memanfaatkan pelatihan sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
"Saya berharap seluruh Klien dapat memaksimalkan kesempatan dalam pelatihan ini. Serap ilmunya dan praktikkan dengan sungguh-sungguh agar benar-benar bermanfaat. Kegiatan ini kami gelar untuk meningkatkan kemandirian serta produktivitas, agar setelah selesai, Klien memiliki keterampilan untuk bekerja, membuka usaha, dan menghidupi keluarga sebagai bekal masa depan," ujar M. Nur Amin.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, mengapresiasi pelatihan tersebut.
"Saya sangat mengapresiasi Bapas Palu. Pelatihan untuk 20 Klien ini sangat tepat sasaran. Dengan skill konstruksi baja ringan ini, klien kita akan lebih mandiri, produktif, dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Ini langkah pencegahan residivisme yang paling efektif. Pertahankan dan tingkatkan," ungkap Herman. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Palu
What's Your Reaction?


