Lapas Pemuda Madiun Serahkan Premi sebagai Bekal Warga Binaan menuju Kemandirian

Lapas Pemuda Madiun Serahkan Premi sebagai Bekal Warga Binaan menuju Kemandirian

Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun terus dorong peningkatan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan melalui berbagai program pembinaan produktif, salah satunya kegiatan merajut yang diikuti 13 Warga Binaan. Sebagai apresiasi atas keterlibatan dan produktivitas dalam kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Madiun berikan premi kepada 13 Warga Binaan peserta kegiatan merajut, Jumat (9/10).

Penyaluran premi dilakukan secara nontunai dan langsung masuk ke kartu Brizzi masing-masing Warga Binaan. Dengan adanya premi tersebut, Warga Binaan dapat menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menjalani masa pidana maupun menyisihkannya sebagai tabungan yang dapat dimanfaatkan sebagai bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Dwi Saputra, menyampaikan pemberian premi tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap hasil kerja Warga Binaan, tetapi juga diharapkan meningkatkan motivasi mereka untuk terus mengikuti kegiatan pembinaan secara aktif. “Premi ini merupakan penghargaan atas kerja dan keterampilan yang telah ditunjukkan Warga Binaan. Kami berharap mereka makin termotivasi untuk mengikuti kegiatan pembinaan, mengembangkan keterampilan, dan menyisihkan sebagian hasil yang diterima sebagai bekal ketika bebas nanti,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan pembinaan kemandirian menjadi salah satu upaya Lapas dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang memiliki nilai produktif dan dapat dikembangkan setelah mereka kembali ke masyarakat. Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pembinaan kemandirian dan mendorong agar kegiatan produktif bagi Warga Binaan terus dikembangkan berkelanjutan.

“Pembinaan bukan hanya tentang menjalani masa pidana, tetapi juga bagaimana Warga Binaan mendapatkan bekal keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat. Kami ingin mereka memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif dan menjadi modal kemandirian setelah bebas,” tegas Rudi.

Melalui pembinaan kemandirian yang disertai pemberian premi atas hasil kerja, Lapas Pemuda Madiun berkomitmen menciptakan proses pembinaan produktif, memberikan nilai manfaat, serta mempersiapkan Warga Binaan agar kembali ke masyarakat dengan keterampilan dan semangat untuk hidup mandiri. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Pemuda Madiun

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0