Lapas Perempuan Ambon Tunjukkan Tata Kelola Dapur Mahina kepada Mahasiswa Gizi Poltekkes Kemenkes Maluku
Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Ambon sambut kunjungan edukatif mahasiswa Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Maluku di Dapur Mahina, Rabu (5/8). Kegiatan ini menjadi pembelajaran lapangan untuk mengenal secara langsung sistem penyelenggaraan makanan di lingkungan Pemasyarakatan yang mengutamakan keamanan pangan, kebersihan, dan pemenuhan gizi bagi Warga Binaan.
Kunjungan tersebut diikuti oleh sejumlah mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Maluku, di antaranya Kesya Sukarmin Manutilaa, Jean Lekatompesy, dan Napsia Ollong. Selama kegiatan, para mahasiswa didampingi langsung oleh Koordinator Dapur Lapas Perempuan Ambon, Erna Selly, yang memberikan pemaparan mengenai tata kelola penyelenggaraan makanan di Dapur Mahina.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan Daftar Menu 10 Hari untuk Warga Binaan Lapas Ambon sebagai pedoman penyusunan menu yang memperhatikan kecukupan gizi, variasi makanan, dan kebutuhan nutrisi Warga Binaan. Selain itu, mereka juga mempelajari alur layanan penerimaan, pengolahan, dan pendistribusian bahan makanan, mulai dari penerimaan bahan dari penyedia, pemeriksaan kualitas dan kuantitas, penyimpanan sesuai standar, proses pengolahan yang higienis, hingga pendistribusian makanan kepada Warga Binaan secara tepat waktu.
Erna menjelaskan penerapan standar hygiene dan sanitasi, penggunaan peralatan yang bersih, teknik pengolahan makanan yang benar, serta cara penyajian makanan sesuai standar guna menjaga kualitas, keamanan pangan, dan kandungan gizi makanan yang disajikan. "Kami ingin memperkenalkan secara langsung sistem penyelenggaraan makanan di Dapur Mahina, mulai dari penyusunan menu, penerimaan bahan makanan, proses pengolahan, hingga pendistribusian kepada Warga Binaan. Seluruh tahapan dilaksanakan sesuai standar dengan mengutamakan hygiene, sanitasi, keamanan pangan, serta pemenuhan gizi agar makanan yang disajikan layak, sehat, dan berkualitas," terangnya.
Salah satu mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Maluku, Jean Lekatompesy, mendapatkan pengalaman baru yang sangat bermanfaat selama mengikuti kegiatan tersebut. "Kami dapat melihat secara langsung bagaimana proses penyelenggaraan makanan di Lapas dilaksanakan, mulai dari penerimaan bahan makanan, pengolahan, hingga pendistribusiannya kepada Warga Binaan. Penjelasan yang diberikan juga menambah pemahaman kami mengenai pentingnya penerapan standar hygiene, sanitasi, dan keamanan pangan dalam pelayanan gizi. Semoga pengalaman ini menjadi bekal bagi kami ketika terjun ke dunia kerja nantinya," harapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Ambon, Hesta Van Harling, mengatakan kegiatan ini merupakan sinergi antara Lapas dan dunia pendidikan dalam memberikan pengalaman belajar aplikatif sekaligus memperkenalkan sistem penyelenggaraan makanan di lingkungan Pemasyarakatan. "Kami ingin memperkenalkan bagaimana penyelenggaraan makanan di Lapas dilaksanakan secara profesional, mulai dari perencanaan menu, pengelolaan bahan makanan, hingga penyajian kepada Warga Binaan dengan tetap mengutamakan keamanan pangan, kebersihan, dan pemenuhan gizi," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang makin erat antara Lapas Perempuan Ambon dan Poltekkes Kemenkes Maluku dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan makanan di lingkungan Pemasyarakatan sekaligus memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui praktik lapangan. (IR)
Kontributor: LPP Ambon
What's Your Reaction?


