Lapas Perempuan Malang Kenalkan Produk Karya Warga Binaan dalam Bazar Pekan Literasi Kota Malang

Lapas Perempuan Malang Kenalkan Produk Karya Warga Binaan dalam Bazar Pekan Literasi Kota Malang

Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang turut berpartisipasi dalam Bazar Pekan Literasi yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Arsip Digital Kota Malang pada 14–16 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menguatkan ekosistem literasi menuju Kota Malang yang Mbois Berkelas, sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan produk hasil pembinaan Warga Binaan kepada masyarakat luas.

Pekan Literasi yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti anak-anak dari sejumlah sekolah di Kota Malang, perwakilan UPT perpustakaan di lingkungan Kota Malang, Pemerintah Kota Malang, serta Lapas Perempuan Malang. Kegiatan tersebut dibuka Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Digital Kota Malang.

Lapas Perempuan Malang hadirkan sejumlah produk unggulan hasil karya Warga Binaan, meliputi kain batik, kain dan tas ecoprint, tas dan dompet rajut, kecap, serta gantungan kunci. Beragam produk tersebut mencerminkan keterampilan, kreativitas, dan produktivitas Warga Binaan yang dikembangkan melalui program pembinaan di Lapas.

Keikutsertaan Lapas Perempuan Malang tidak hanya jadi sarana untuk memamerkan hasil karya Warga Binaan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat pembinaan yang berorientasi pada pengembangan keterampilan dan kemandirian. Partisipasi ini diharapkan dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap karya Warga Binaan.

Pengelola kegiatan kerja Lapas Perempuan Malang, Endah Wahyuni, menyampaikan bahwa partisipasi dalam Pekan Literasi diharapkan memberikan manfaat dalam mendorong budaya literasi sekaligus memperkenalkan produk hasil pembinaan Warga Binaan.

“Semoga melalui kegiatan ini, pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap budaya literasi di Kota Malang semakin meningkat. Kami juga berharap anak-anak yang sudah memiliki bakat dapat terus mengembangkan potensinya. Selain itu, semoga kegiatan ini sekaligus dapat mengenalkan produk-produk hasil karya warga binaan kepada masyarakat yang lebih luas,” ungkap Endah.

Produk-produk yang dipamerkan juga membawa pesan bahwa Warga Binaan tetap memiliki kesempatan untuk belajar, mengembangkan potensi, dan menghasilkan karya yang bernilai serta bermanfaat bagi masyarakat.

Antusiasme juga dirasakan pengunjung. Salah satunya Anggun, yang mengaku merasakan suasana berbeda saat berkunjung ke perpustakaan. Kehadiran bazar membuat kunjungannya terasa lebih menarik dan menyenangkan.

“Biasanya kalau ke perpustakaan kan untuk membaca buku, tetapi kali ini terasa berbeda karena ada bazarnya. Suasananya jadi lebih seru dan asyik,” ujar Anggun. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Malang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0