Lapas Perempuan Palembang Periksa Status Gizi dan Salurkan PMT bagi Kelompok Rentan

Lapas Perempuan Palembang Periksa Status Gizi dan Salurkan PMT bagi Kelompok Rentan

Palembang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang laksanakan pemeriksaan status gizi dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi kelompok rentan, Senin (2/3). Kegiatan ini sasar mereka yang butuh perhatian kesehatan khusus selama masa pembinaan seperti: ibu hamil, ibu menyusui, lanjut usia, serta anak di bawah tiga tahun (batita) bawaan Warga Binaan.

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan mengukur berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA), serta mengevaluasi kondisi kesehatan umum. Tim medis juga melaksanakan skrining risiko kekurangan gizi untuk mendeteksi potensi anemia maupun kekurangan energi kronis (KEK).

Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan, khususnya kelompok rentan. Ia menegaskan bahwa pihaknya memastikan seluruh Warga Binaan dengan kondisi khusus memperoleh perhatian dan asupan gizi yang memadai.

“Kami memastikan setiap Warga Binaan, khususnya yang memiliki kondisi khusus, mendapatkan perhatian dan pemenuhan gizi yang optimal agar tetap sehat selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Dokter Lapas, Windy Kirani, menjelaskan bahwa pemeriksaan gizi dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan Warga Binaan. Ia menyebutkan bahwa pemantauan rutin membantu tim medis mendeteksi lebih dini risiko kekurangan gizi maupun anemia sehingga intervensi dapat dilakukan secara tepat.

“Melalui pemantauan rutin, kami dapat mendeteksi lebih dini risiko kekurangan gizi maupun anemia, sehingga intervensi seperti pemberian makanan tambahan bisa segera dilakukan secara tepat dan terukur,” jelas dr. Windy. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya memberikan edukasi pola makan seimbang agar Warga Binaan memahami pentingnya menjaga asupan nutrisi.

Salah satu Warga Binaan, RN, mengaku merasakan manfaat dari program tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemeriksaan rutin dan pemberian makanan tambahan membuat kondisi tubuhnya lebih baik serta menambah pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan.

“Kami merasa sangat diperhatikan dengan adanya pemeriksaan rutin dan pemberian makanan tambahan ini. Selain badan terasa lebih fit, edukasi dari dokter juga membuat kami lebih paham cara menjaga kesehatan meski sedang berada di dalam Lapas,” ungkapnya.

Lapas Perempuan Palembang melaksanakan kegiatan ini sebagai langkah penguatan layanan kesehatan berkelanjutan. Pemeriksaan dan pemantauan gizi akan terus dilakukan secara berkala guna menciptakan lingkungan Lapas yang sehat dan kondusif bagi seluruh Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Palembang

What's Your Reaction?

like
7
dislike
0
love
6
funny
0
angry
0
sad
0
wow
3