Lapas Perempuan Palu Gelar Pekan Olahraga dan Seni Sambut HUT RI

Lapas Perempuan Palu Gelar Pekan Olahraga dan Seni Sambut HUT RI

Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu resmi buka Pekan Olahraga dan Seni Warga Binaan peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (10/8). Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diikuti Kepala Lapas Perempuan Palu bersama jajaran, peserta magang, dan seluruh Warga Binaan.

Pembukaan berlangsung semarak dengan iring-iringan kontingen dari peserta lomba. Kontingen pegawai tampil penuh semangat, disusul seluruh Warga Binaan yang turut memeriahkan pembukaan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapas Perempuan Palu.

Dalam laporan kegiatan, Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Perempuan Palu, Ria Patricia, menjelaskan Pekan Olahraga dan Seni merupakan bagian dari program pembinaan untuk memberikan ruang bagi Warga Binaan menyalurkan potensi, kreativitas, dan energi secara positif.

Ria juga mengingatkan peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan.

“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari sebuah perlombaan, yang terpenting adalah kebersamaan, kekompakan, dan bagaimana kegiatan ini dapat memberikan energi positif bagi seluruh warga binaan,” ujar Ria Patricia.

Berbagai perlombaan telah disiapkan dengan mengandalkan kemampuan fisik, kreativitas, kekompakan, dan kerja sama. Perlombaan tersebut meliputi bola voli, memasukkan paku dalam botol, Lapuan Idol, makan kerupuk, tarik tambang, menghias tumpeng, mengambil koin di semangka, yel-yel, senam kreasi, serta balap karung.

Rangkaian perlombaan tersebut diharapkan jadi sarana untuk mengembangkan kemampuan interpersonal, membangun kepercayaan diri, dan menyalurkan minat secara positif.

Setelah laporan kegiatan, Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Warga Binaan. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bola voli secara simbolis.

Yoesiana menyampaikan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga mendukung proses pembinaan melalui aktivitas olahraga dan seni.

“Pekan Olahraga dan Seni ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang kami berikan kepada Warga Binaan. Kami ingin memberikan ruang bagi mereka untuk berolahraga, berkreativitas, membangun kekompakan, sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas. Kami berharap seluruh Warga Binaan dapat mengikuti kegiatan ini dengan gembira dan mengambil nilai-nilai positif dari setiap perlombaan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yoesiana mengatakan semangat kemerdekaan perlu dimaknai dengan perubahan ke arah yang lebih baik. Menurutnya, pembinaan di Lapas juga diarahkan untuk membentuk sikap dan mental Warga Binaan sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

“Semangat kemerdekaan juga berarti semangat untuk terus berubah menjadi lebih baik. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun suasana pembinaan yang aman, tertib, kondusif, dan penuh kebersamaan, sehingga Warga Binaan dapat terus mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat,” tambahnya.

Antusiasme tampak dari seluruh peserta selama pembukaan. Keterlibatan pegawai dan Warga Binaan dalam iring-iringan kontingen turut menambah semarak peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Lapas Perempuan Palu.

Pekan Olahraga dan Seni selanjutnya dilaksanakan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan keamanan, ketertiban, keselamatan, dan sportivitas seluruh peserta.

Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari pembinaan Warga Binaan melalui olahraga, seni, dan aktivitas bersama yang positif sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Palu

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0