Lapas Piru Tegaskan Komitmen Zero Narkoba melalui Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali tegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba melalui tes urine di Klinik Pratama Lapas Piru, Selasa (4/8). Pemeriksaan dilakukan terhadap 10 orang yang terdiri dari Arifin Arief selaku Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, empat petugas pengamanan, dan lima Warga Binaan berstatus Tahanan baru sebagai deteksi dini sekaligus penguatan integritas menuju Lapas Zero Narkoba.
Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, menjelaskan pemeriksaan menggunakan indikator POP, SOMA, THC, MET, MTD, MDMA, MOP, COC, BZO, dan AMP. "Seluruh proses pemeriksaan telah dilaksanakan sesuai standar pelayanan kesehatan dengan menggunakan alat uji yang memuat sepuluh indikator pemeriksaan. Hasilnya, seluruh peserta menunjukkan hasil negatif yang menjadi indikator positif terhadap komitmen bersama dalam menjaga Lapas Piru tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba," ujarnya.
Kepala Subseksi (Kasubsi) Perawatan, Ellen Dienza Ankotta, menambahkan skrining urine merupakan langkah preventif yang penting dalam menjaga kesehatan sekaligus mendukung deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan. "Pemeriksaan ini menjadi upaya kami menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan zat terlarang," ungkapnya.
Senada, Kasubsi Keamanan, Williams Lelapary, mengatakan pihaknya melakukan pengawasan secara langsung sejak proses registrasi hingga pengambilan sampel urine guna memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, objektif, dan sesuai prosedur. “Kami mengawasi secara langsung seluruh tahapan pelaksanaan tes urine, mulai dari proses registrasi hingga pengambilan sampel, untuk memastikan kegiatan berjalan transparan, objektif, dan sesuai Standar Operasional Prosedur. Pengawasan ini merupakan komitmen kami dalam melakukan deteksi dini serta menjaga Lapas Piru tetap aman dan bersih dari penyalahgunaan maupun peredaran narkoba,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya program pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan. "Tes urine akan terus kami laksanakan secara berkala sebagai deteksi dini, penguatan integritas petugas, dan komitmen menjaga Lapas Piru tetap bersih dari narkoba. Dengan demikian, kami optimistis mewujudkan Pemasyarakatan yang aman, profesional, akuntabel, dan pasti bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya.
Melalui tes urine secara konsisten dan berkelanjutan, Lapas Piru terus memperkuat budaya integritas, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan narkoba, dan mendukung terwujudnya Lapas Bersih dari Narkoba. (IR)
Kontributor: Lapas Piru
What's Your Reaction?


