Lapas Saumlaki dan Kemenag Matangkan Program Pembinaan Keagamaan

Lapas Saumlaki dan Kemenag Matangkan Program Pembinaan Keagamaan

Saumlaki, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) untuk matangkan pelaksanaan program pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan, Selasa (15/7). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas nota kesepahaman (MoU) yang telah terjalin antara kedua instansi.

Selain membahas implementasi kerja sama, pertemuan juga difokuskan pada penjadwalan penyuluhan keagamaan agar pelaksanaannya berlangsung lebih teratur dan berkelanjutan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) KKT, Juliana I. Watumlawar.

Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo, mengatakan kerja sama dengan Kemenag menjadi bagian penting dalam mendukung pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual Warga Binaan.

“Pembinaan kepribadian merupakan salah satu fokus utama di Lapas Saumlaki. Melalui sinergi bersama Kemenag, kami berharap Warga Binaan memperoleh pembinaan keagamaan yang berkesinambungan sehingga mampu menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat,” ujar Agung.

Kepala Subseksi Pembinaan, David Philippus, berharap kolaborasi tersebut dapat memperluas pelaksanaan program pembinaan keagamaan di Lapas Saumlaki.

“Kami berharap kerja sama ini dapat menghadirkan lebih banyak kegiatan pembinaan keagamaan yang bermanfaat bagi Warga Binaan serta mendukung proses pembinaan secara menyeluruh,” jelas David.

Kepala Urusan Agama Kristen Kemenag KKT, Matheos Mes Lewir, menegaskan kesiapan Kemenag untuk terus mendukung pembinaan keagamaan di Lapas Saumlaki melalui pendampingan dan kegiatan kerohanian yang berkelanjutan.

“Kementerian Agama siap berkontribusi dalam memberikan pembinaan keagamaan guna membantu Warga Binaan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Ketua IPARI KKT mengatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan penyuluhan dan pembinaan kerohanian secara rutin bagi Warga Binaan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam pembentukan karakter serta penguatan nilai-nilai keagamaan Warga Binaan,” ujar Juliana I. Watumlawar.

Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi langkah Lapas Saumlaki membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas pembinaan Warga Binaan.

“Sinergi dengan stakeholder merupakan kunci dalam mewujudkan pembinaan yang efektif dan berkelanjutan. Kami mendukung setiap langkah satuan kerja dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak positif bagi Warga Binaan,” tegas Ricky.

Tindak lanjut kerja sama ini diharapkan memperkuat pelaksanaan pembinaan keagamaan di Lapas Saumlaki sehingga Warga Binaan memperoleh pendampingan yang berkesinambungan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Saumlaki

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0