Lapas Surabaya Fasilitasi Pengobatan Warga Binaan Penderita Kanker
Sidoarjo, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya fasilitasi Warga Binaan AN yang menderita kanker parotis untuk jalani pengobatan melalui BPJS Kesehatan di RSUD Notopuro Sidoarjo, Selasa (13/10). Langkah ini merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi kesehatan Warga Binaan sekaligus upaya memenuhi hak atas pelayanan kesehatan yang layak selama masa pidana.
Dalam proses pengobatan, AN telah jalani kemoterapi sebanyak delapan kali dan radioterapi sebanyak 35 kali. Tindakan medis tersebut merupakan bagian dari penanganan kanker yang membutuhkan perawatan berkelanjutan dan pemantauan medis secara berkala.
Lapas Surabaya terus mengupayakan pelayanan kesehatan gratis bagi Warga Binaan melalui kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan. Melalui kolaborasi tersebut, Klinik Lapas Surabaya disebut telah menjadi pelopor pelayanan kesehatan gratis di lingkungan Lapas dan rumah tahanan (Rutan) se-Jawa Timur. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan, mempermudah rujukan ke fasilitas kesehatan, serta membantu memastikan Warga Binaan mendapat penanganan medis sesuai kebutuhan.
Kepala Lapas Surabaya, Sohibur Rachman, menegaskan bahwa kondisi kesehatan Warga Binaan jadi perhatian penting dalam pelaksanaan pelayanan Pemasyarakatan.
“Kami memastikan Warga Binaan yang membutuhkan perawatan khusus tetap mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan. Kami juga berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan agar pelayanan kesehatan bagi warga binaan dapat semakin optimal,” ujarnya.
AN mengungkapkan rasa terima kasih kepada Lapas Surabaya atas dukungan dan fasilitas pengobatan melalui BPJS Kesehatan.
“Terima kasih kepada Lapas Surabaya yang telah memfasilitasi pengobatan saya, mulai dari kemoterapi sebanyak 8 kali hingga radioterapi sebanyak 35 kali tanpa dipungut biaya. Dukungan ini sangat membantu saya dalam menjalani proses pengobatan,” ucapnya.
Pelayanan kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam memenuhi hak Warga Binaan. Dengan memastikan akses pengobatan tetap berjalan dan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, Lapas berupaya mendukung perawatan sesuai kebutuhan medis.
Melalui penguatan peran Klinik Pratama serta kerja sama dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat, Lapas Surabaya terus berupaya menyediakan pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan bagi Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Surabaya
What's Your Reaction?


