Lapas Surabaya Panen 280 Kilogram Ikan Lele dari Program Pembinaan Kemandirian
Sidoarjo, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya kembali catatkan capaian positif melalui panen raya 2.500 ekor ikan lele dengan berat sekitar 280 kilogram, Selasa (13/10).
Panen ikan lele ini merupakan hasil program pembinaan kemandirian Warga Binaan melalui budi daya perikanan. Hasil panen didistribusikan kepada MBG Sidoarjo sebagai bentuk pemanfaatan hasil produksi yang mendukung penyediaan bahan pangan.
Kepala Lapas Surabaya, Sohibur Rachman, menyampaikan bahwa program pembinaan kemandirian diarahkan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
“Panen ini merupakan salah satu hasil dari pembinaan kemandirian yang terus kami kembangkan. Kami berharap Warga Binaan tidak hanya memperoleh keterampilan selama menjalani masa pidana, tetapi juga memiliki bekal untuk mengembangkan kemampuan secara produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Rudi Hartono, menjelaskan bahwa hasil panen sebanyak 2.500 ekor atau sekitar 280 kilogram menunjukkan capaian dari kegiatan budi daya yang dikelola secara terencana.
“Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi Warga Binaan. Melalui keterlibatan dalam setiap tahapan budi daya, mereka diharapkan mampu memahami teknik dasar pemeliharaan ikan serta pengelolaan hasil panen,” terangnya.
Melalui panen raya ini, Lapas Surabaya dorong pengembangan program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada keterampilan dan produktivitas. Budi daya ikan lele diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai sarana pembelajaran kerja sekaligus bekal bagi Warga Binaan untuk membangun kemandirian setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)
Kontributor: Humas Lapas I Surabaya
What's Your Reaction?


