Lapas Takalar Sepakati PKS dengan Lima Stakeholder, serta Resmikan Sarana Kesehatan dan Pembinaan
Takalar, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Takalar sepakati Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan lima stakeholder, Selasa, (3/2). Kelimanya adalah Dinas Perindustrian dan Perdagangan Takalar, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Takalar, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Satria Galesong, dan Yayasan Kristen Indonesia.
Kepala Lapas Takalar, Mansur, mengatakan penandatanganan PKS ini merupakan upaya untuk memaksimalkan pembinaan Warga Binaan. “Kolaborasi dan kerja sama memang harus kami bangun demi mengoptimalkan pembinaan Warga Binaan,“ terangnya.
Selain penandatanganan PKS, Lapas Takalar juga meresmikan Klinik Prima Lapas Takalar, Cafe Globalpas, dan pusat kebugaran. “Kami sediakan kafe sebagai sarana edukatif bagi Warga Binaan. Ada juga pusat kebugaran untuk menjaga kesehatan dan klinik untuk memaksimalkan layanan kesehatan bagi Warga Binaan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Rudy Fernando Sianturi, mengatakan penandatanganan PKS menunjukkan pembinaan di Lapas tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun unsur masyarakat.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap pembinaan Warga Binaan berjalan lebih terarah, menyentuh berbagai aspek, mulai dari pencegahan penyalahgunaan narkoba, pendidikan, keterampilan kerja, hingga pembinaan keagamaan dan sosial,” harap Rudy.
Ia menambahkan peresmian sarana olahraga fitness center “Laskar Gym”, Klinik Prima, dan sarana pembinaan kemandirian “Globalpas Cafe” merupakan langkah nyata dalam mendukung proses pembinaan yang menyeluruh. “Sarana olahraga diharapkan menjaga kesehatan dan kebugaran Warga Binaan, klinik memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik, sementara Globaspas Cafe menjadi wadah pembinaan kemandirian dan keterampilan kerja yang sangat bermanfaat sebagai bekal setelah mereka kembali ke masyarakat,” tambah Rudy.
Ia berharap seluruh sarana yang diresmikan hal ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, dijaga dan dirawat bersama, serta benar-benar memberikan manfaat bagi Warga Binaan dan petugas. “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lapas Takalar atas kerja keras, dedikasi, dan inovasi yang telah dilakukan. Mari kita terus memperkuat kebersamaan, sinergi, dan komitmen dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang lebih manusiawi, bermanfaat, serta berorientasi pada pembinaan dan perubahan ke arah yang lebih baik,” ajak Rudy.
Sementara itu, Ketua PKBM Satria Galesong, Jaharuddin, berharap kerja sama dengan Lapas Takalar memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak. Program yang dilaksanakan berupa pendidikan kesetaraan paket A, B, C dan Vokasi.
"Kami berupaya mendukung pembinaan Warga Binaan untuk meningkatkan keterampilan, serta memperkuat sinergi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing institusi. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan berkembang secara berkesinambungan,” harapnya. (IR)
Kontributor: Lapas Takalar
What's Your Reaction?


