Lapas Tanjung dan Dinas Pendidikan Kab. Tabalong Bahas Kesetaraan Pendidikan Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung lakukan koordinasi awal dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong guna membahas pelaksanaan pendidikan kesetaraan bagi Warga Binaan, Senin (2/3). Pertemuan yang dilaksanakan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong tersebut menjadi langkah konkret dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, sekaligus mendorong pemenuhan hak pendidikan bagi Warga Binaan yang belum menyelesaikan pendidikan formal.
Koordinasi ini diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Abdul Hair, bersama Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Yogiyan Noor. Mereka disambut oleh Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Akhmad Syamsi. Kedua pihak membahas rencana teknis pelaksanaan program pendidikan kesetaraan, mekanisme pendataan Warga Binaan yang memenuhi syarat, serta kemungkinan kerja sama dalam penyediaan tenaga pendidik dan kurikulum sesuai ketentuan yang berlaku.
Yogiyan menegaskan komitmen Lapas Tanjung dalam mendukung penuh program kesetaraan pendidikan. “Kami sangat mendukung program kesetaraan pendidikan ini. Dengan adanya program tersebut, diharapkan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan menghitung bagi Warga Binaan yang putus sekolah sehingga mereka memiliki bekal dasar saat kembali ke masyarakat,” harapnya.
Mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong, Akhmad Syamsi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Lapas Tanjung dalam mengusulkan program tersebut. “Usulan ini akan kami sampaikan kepada Kepala Dinas seraya menunggu disposisi selanjutnya. Nantinya, kami akan membentuk tim untuk melakukan pendataan dan membahas teknis pelaksanaannya,” janjinya.
Di tempat terpisah, Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, menegaskan pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam proses pembinaan. “Kami berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang menyentuh aspek mendasar, termasuk pendidikan. Kesetaraan pendidikan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya Warga Binaan,” tegasnya.
Melalui koordinasi awal ini, Lapas Tanjung berharap sinergi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong segera terealisasi dalam bentuk program nyata. Dengan terlaksananya pendidikan kesetaraan, diharapkan Warga Binaan tidak hanya memperoleh ijazah setara pendidikan formal, tetapi juga meningkatkan kompetensi dasar yang mendukung proses reintegrasi sosial secara lebih optimal. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


