Lapas Tanjung Gelar Tarhib Ramadan dan Khataman Al-Qur'an
Tanjung, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tanjung gelar Tarhib Ramadan dan Khataman Al-Qur’an dengan tema "Muhasabah Diri Menuju Bulan Suci", Senin (16/02). Kegiatan yang dipusatkan di Masjid At-Tawwabin Lapas Tanjung ini merupakan program pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan serta persiapan menyambut Ramadan dengan memperkuat nilai spiritual dan introspeksi diri.
Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, menegaskan Tarhib Ramadan dan Khataman Al-Qur’an tidak sekadar seremonial, melainkan sarana membangun kesadaran dan tanggung jawab moral bagi setiap Warga Binaan. “Kami berharap momentum ini menjadi titik awal perubahan diri sehingga Warga Binaan mampu kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik, berakhlak, dan produktif,” harapnya.
Kegiatan ini menghadirkan Penyuluh Agama Islam dari Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong, yakni Ustaz Mansyur Hakim dan Ustadzah Fajriantanoor, yang memberikan tausiah dan memimpin rangkaian khataman Al-Qur’an. Seluruh jemaah diajak untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas ibadah sebagai bekal kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
“Sinergi dengan Kemenag Kabupaten Tabalong menjadi wujud kolaborasi positif antara Lapas dan masyarakat dalam membina sekaligus mempersiapkan Warga Binaan agar siap reintegrasi sosial,“ tambah Tri.
Salah satu Warga Binaan berinisial R mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyampaikan tausiah dan Khataman Al-Qur’an memberikan ketenangan batin serta motivasi untuk memperbaiki diri. “Kegiatan ini membuat kami lebih sadar untuk mengevaluasi diri dan mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan hati yang bersih,” tuturnya.
Tarhib Ramadan dan Khataman Al-Qur’an ini juga menjadi wadah mempererat ukhuwah antara petugas dan Warga Binaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga tausiah yang sarat pesan moral tentang pentingnya muhasabah diri, pengendalian hawa nafsu, dan komitmen untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
Melalui kegiatan ini, Lapas Tanjung menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berdampak positif. Tidak hanya bagi Warga Binaan tetapi juga bagi masyarakat. Diharapkan, nilai-nilai spiritual yang ditanamkan selama pembinaan mampu menjadi bekal berharga bagi Warga Binaan saat kembali ke lingkungan sosial sehingga mampu berkontribusi secara positif dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


