Lapas Tanjung Maksimalkan Pembinaan Keterampilan melalui Program Kemandirian Penatu
Tanjung, INFO_PAS – Pembinaan kemandirian terus menjadi salah satu fokus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung. Salah satu program yang dijalankan adalah kemandirian penatu sebagai pembekalan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
Program tersebut diikuti Warga Binaan yang mendapatkan pembinaan kerja di bidang penatu. Mereka memperoleh pengalaman secara langsung mengenai proses pencucian, pengeringan, penyetrikaan, hingga penataan pakaian dengan mengedepankan kebersihan, ketelitian, dan kualitas pelayanan.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja, Robbyanoor, menjelaskan program kemandirian penatu merupakan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kompetensi Warga Binaan. Keterampilan yang diberikan diharapkan menjadi bekal untuk membuka peluang usaha maupun memperoleh pekerjaan setelah menjalani masa pidana.
"Kami ingin membentuk Warga Binaan yang memiliki keterampilan, etos kerja, dan rasa tanggung jawab. Pembinaan kemandirian menjadi bekal penting agar mereka lebih siap beradaptasi dan mandiri ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Robbyanoor, Jumat (3/7).
Salah seorang Warga Binaan, Hair, memperoleh banyak manfaat dari pembinaan tersebut. "Saya merasa senang karena mendapat ilmu dan pengalaman baru. Keterampilan penatu ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat dan memberikan motivasi bagi saya untuk memiliki usaha sendiri setelah bebas nanti," ungkapnya.
Selain mengembangkan keterampilan jasa penatu, Lapas Tanjung juga terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian lainnya, khususnya di bidang pertanian, perikanan, dan peternakan sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan. Berbagai program tersebut menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan menumbuhkan jiwa kerja positif selama menjalani masa pembinaan.
Melalui berbagai program pembinaan kemandirian berkesinambungan, Lapas Tanjung berharap Warga Binaan memiliki keterampilan bernilai ekonomis, berdaya saing, dan siap kembali berperan sebagai anggota masyarakat yang produktif. Sinergi pembinaan keterampilan, termasuk melalui sektor pertanian, perikanan, peternakan, dan layanan penatu, diharapkan mendukung keberhasilan reintegrasi sosial sekaligus memperkuat kontribusi Pemasyarakatan dalam mewujudkan Warga Binaan mandiri. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


