Lapas Tanjung Panen 30 Kilogram Kembang Kol Hasil Program Pembinaan Kemandirian

Lapas Tanjung Panen 30 Kilogram Kembang Kol Hasil Program Pembinaan Kemandirian

Tanjung, INFO_PAS – Sebanyak 30 kilogram kembang kol dipanen dari Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung, Jumat (21/8). Panen libatkan Kepala Lapas, pejabat struktural, peserta magang, dan Warga Binaan sebagai bagian dari pembinaan kemandirian di bidang pertanian.

Panen tersebut upaya memberikan keterampilan praktis kepada Warga Binaan sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif di SAE Lapas Tanjung. Hasil panen juga tunjukkan kegiatan pertanian yang dijalankan secara berkelanjutan dapat menghasilkan komoditas yang bernilai guna.

Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian memberikan pengalaman nyata kepada Warga Binaan. Menurutnya, proses budidaya hingga panen tidak hanya hasilkan produk pertanian, tetapi juga tanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, dan ketekunan.

“Panen kembang kol ini menjadi bukti bahwa pembinaan kemandirian dapat memberikan hasil yang nyata. Kami ingin Warga Binaan memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat, sehingga mereka mampu menjadi pribadi yang produktif dan mandiri,” ujar Tri Joko Wiyono.

Warga Binaan bersama petugas dan peserta magang terlibat dalam proses pemanenan dengan memperhatikan kondisi tanaman serta kualitas hasil panen. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman kerja sekaligus membangun kebiasaan bekerja secara teratur dan bertanggung jawab.

Salah seorang Warga Binaan, I, mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam kegiatan pertanian memberikan pengalaman dan pengetahuan baru.

“Saya senang bisa ikut dalam proses budidaya sampai panen. Dari kegiatan ini saya belajar bagaimana merawat tanaman dengan sabar dan disiplin. Semoga keterampilan yang didapat bisa bermanfaat setelah saya selesai menjalani masa pidana,” ungkapnya.

Lapas Tanjung akan terus kembangkan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan. Selain tingkatkan keterampilan Warga Binaan, kegiatan tersebut jadi sarana untuk membentuk etos kerja dan memberikan bekal agar mereka dapat hidup mandiri serta produktif setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0