Lapas Tanjungpandan dan Puskesmas Badau Sepakati Kerja Sama Penanganan TB

Lapas Tanjungpandan dan Puskesmas Badau Sepakati Kerja Sama Penanganan TB

Belitung, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan tingkatkan kualitas layanan kesehatan bagi Warga Binaan melalui penguatan layanan kesehatan di Klinik Pratama Lapas. Untuk itu, Jumat (17/4), Lapas Tanjungpandan bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Badau sepakati perjanjian kerja sama optimalisasi tata laksana penanganan tuberkulosis (TB) di ruang kerja sama Kepala Lapas Tanjungpandan.

Perjanjian kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Tanjungpandan dalam memenuhi hak Warga Binaan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Regulasi tersebut menegaskan bahwa setiap Warga Binaan berhak memperoleh pelayanan kesehatan dan perawatan yang layak selama menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Tanjungpandan, Royhan Al Faisal, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang optimal, termasuk dalam penanganan penyakit menular seperti TB.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi Warga Binaan melalui optimalisasi fasilitas Klinik Pratama. Sinergi dengan UPT Puskesmas Badau menjadi langkah strategis untuk memastikan penanganan TB dilakukan secara tepat, cepat, dan berkelanjutan,” ujar Royhan.

Senada, Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik, Zuherramsyah, menjelaskan bahwa peningkatan tata laksana TB menjadi fokus penting dalam menjaga kesehatan lingkungan Lapas.

“Melalui kolaborasi ini, kami meningkatkan kualitas deteksi dini, pengobatan, serta pemantauan pasien TB di dalam Lapas. Hal ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit sekaligus memastikan Warga Binaan mendapatkan penanganan sesuai standar medis,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Badau, Geminial, menyambut baik sinergi yang terjalin antara kedua institusi dalam mendukung pelayanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami siap mendukung Lapas Tanjungpandan dalam pemenuhan layanan kesehatan bagi Warga Binaan, khususnya penanganan tuberkulosis. Sinergi ini merupakan wujud kolaborasi lintas sektor untuk memastikan kebutuhan kesehatan Warga Binaan terpenuhi secara optimal,” ungkapnya.

Melalui kerja sama ini, diharapkan layanan kesehatan di Lapas Tanjungpandan semakin meningkat, khususnya dalam pengendalian dan penanganan TB, sehingga tercipta lingkungan Pemasyarakatan yang sehat, aman, dan manusiawi. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tanjungpandan

 

What's Your Reaction?

like
7
dislike
0
love
4
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0