Lapas Tual Bekali Warga Binaan Keterampilan Produksi Batako

Lapas Tual Bekali Warga Binaan Keterampilan Produksi Batako

Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kembangkan pembinaan kemandirian melalui pelatihan dan produksi batako (batu tela) di bengkel kerja, Senin (10/8). Kegiatan tersebut jadi sarana Warga Binaan pelajari keterampilan di bidang konstruksi sekaligus hasilkan produk yang bernilai ekonomi.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas Tual, Iswan Ternate, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diarahkan pada pengembangan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

“Kami fokus pada pengembangan kompetensi yang berbasis kebutuhan pasar kerja. Melalui pembuatan batako ini, para Warga Binaan tidak hanya diajarkan keterampilan teknis, tetapi juga dibentuk mentalitasnya agar memiliki kedisiplinan, proses, dan kerja keras yang menjadi modal penting saat kembali ke masyarakat,” ujar Iswan.

Proses produksi diawasi dan didampingi petugas Subseksi Kegiatan Kerja. Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Tual, L. Laitera, mengatakan mutu produk menjadi perhatian utama agar batako hasil produksi dapat memenuhi kebutuhan konsumen.

“Setiap batako yang keluar wajib memenuhi standar mutu tinggi, mulai dari ketepatan komposisi campuran bahan hingga proses pengeringan yang sempurna. Antusiasme masyarakat cukup tinggi, bahkan produk batako karya Warga Binaan kami sudah mulai kebanjiran pesanan dari instansi maupun perorangan di wilayah Kota Tual dan Maluku Tenggara,” ungkap Laitera.

Hasil penjualan batako disetorkan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan sebagian diberikan sebagai premi atau upah bagi Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan produksi.

Salah seorang Warga Binaan, Anwar, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mempelajari pembuatan batako selama menjalani masa pidana.

“Di sini saya diajarkan dari nol cara membuat batako yang kokoh dan presisi. Selain mendapatkan bekal keterampilan untuk modal membuka usaha mandiri nanti, kegiatan ini juga memberikan penghasilan tambahan (premi) yang sangat membantu kebutuhan saya selama di dalam Lapas,” tutur Anwar.

Melalui produksi batako tersebut, Lapas Tual berikan pengalaman kerja kepada Warga Binaan sekaligus kembangkan produk bernilai ekonomi untuk penuhi permintaan masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Tual

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0