Lapas Tual Sambut Kunjungan Edukatif Sekolah Rakyat Terintegrasi 74, Kenalkan Reintegrasi Sosial

Lapas Tual Sambut Kunjungan Edukatif Sekolah Rakyat Terintegrasi 74, Kenalkan Reintegrasi Sosial

Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual membuka pintu bagi dunia pendidikan melalui pelaksanaan fungsi keterbukaan informasi dan edukasi masyarakat. Langkah nyata ini ditunjukkan dengan menyambut kunjungan edukatif dari pelajar Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Kota Tual, Selasa (9/6).

Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menegaskan pentingnya mengubah stigma negatif masyarakat terhadap Lapas melalui pendekatan edukasi sejak usia sekolah. "Kami sangat mengapresiasi inisiatif kunjungan edukatif ini. Lapas bukan lagi tempat penghukuman yang menyeramkan, melainkan wadah pembinaan dan penyiapan Warga Binaan untuk kembali ke masyarakat. Melalui pemahaman reintegrasi sosial yang benar, kami berharap para pelajar menjadi agen edukasi di lingkungan mereka agar tidak ada lagi pengucilan terhadap mantan Narapidana yang telah dibina," harapnya.

Dalam kunjungan tersebut, para pelajar diajak melihat langsung alur pelayanan, pembinaan, dan pemenuhan hak-hak administratif Warga Binaan. Kepala Subseksi Registrasi Lapas Tual, Fransisco Fanulene, menjelaskan secara teknis bagaimana tahapan pembinaan di Lapas menjadi syarat mutlak yang harus dipenuhi sebelum proses reintegrasi ke masyarakat dapat dijalankan.

"Reintegrasi sosial tidak terjadi begitu saja secara instan. Ada proses pencatatan perkembangan perilaku yang terukur lewat Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana. Adik-adikperlu tahu bahwa hak Integrasi, seperti Pembebasan Bersyarat atau Cuti Bersyarat hanya diberikan kepada mereka yang benar-benar menunjukkan perubahan perilaku positif dan aktif mengikuti pembinaan selama di Lapas," jelas Fransisco

Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Tual, Haerul, menyambut positif keterbukaan informasi dan keramahan yang diberikan Lapas Tual. "Ini adalah pengalaman empiris yang luar biasa bagi anak-anak didik kami. Kami ingin mereka memahami hukum tidak hanya dari aspek sanksinya saja, tetapi juga melihat sisi kemanusiaan melalui proses pemulihan karakter Warga Binaan di sini. Kunjungan edukatif ini membuka mata para pelajar bahwa setiap orang yang pernah salah berhak mendapatkan kesempatan kedua untuk menjadi pribadi yang lebih baik," tuturnya.

Melalui kunjungan edukatif ini, Lapas Tual dan Sekolah Rakyat Terintegrasi 74 Tual berkomitmen untuk terus menyebarkan nilai-nilai hukum, keadilan, serta inklusivitas sosial demi membangun masyarakat Kota Tual yang lebih aman, cerdas, dan harmonis. (IR)

 

Kontributor: Lapas Tual

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0