Sigap Pas Perkuat Kesiapsiagaan Petugas Lapas Kotabaru Hadapi Potensi Bencana

Sigap Pas Perkuat Kesiapsiagaan Petugas Lapas Kotabaru Hadapi Potensi Bencana

Kotabaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru terapkan program Strategi Kesiapsiagaan Kebencanaan di UPT Pemasyarakatan (Sigap Pas) Kalimantan Selatan melalui pelatihan dan simulasi penanggulangan bencana bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotabaru, Selasa (4/8). Kegiatan yang diikuti seluruh petugas serta libatkan unsur TNI dan Polri ini bertujuan memperkuat kesiapsiagaan hadapi potensi bencana di lingkungan Pemasyarakatan.

Kegiatan diawali dengan laporan Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, yang menyampaikan bahwa implementasi Sigap Pas merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lapas Kotabaru dan BPBD Kabupaten Kotabaru. Menurutnya, kesiapsiagaan bencana menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan Pemasyarakatan yang aman.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membekali seluruh petugas dengan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan merupakan investasi keselamatan yang harus dimiliki setiap petugas agar mampu memberikan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika terjadi kondisi darurat,” ujar Doni.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotabaru yang diwakili Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Farina Yuliarti, mengapresiasi langkah Lapas Kotabaru bangun budaya sadar bencana melalui pelatihan yang melibatkan seluruh jajaran. “Kesiapsiagaan harus dibangun melalui peningkatan kapasitas personel dan latihan yang berkesinambungan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal, Isnawan, menegaskan bahwa Sigap Pas merupakan bagian dari penguatan manajemen risiko di lingkungan Pemasyarakatan.

“Lapas Kotabaru menjadi pilot project penerapan Sigap Pas di Kalimantan Selatan. Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan tugas. Kesiapsiagaan harus dibangun sebelum bencana datang agar setiap petugas mampu bertindak cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi darurat,” tegas Isnawan.

Sebagai simbol dimulainya implementasi Sigap Pas, dilakukan penyerahan Topi Siaga kepada perwakilan BPBD Kabupaten Kotabaru, dilanjutkan penyematan tanda peserta dan pemasangan Topi Sigap Pas kepada perwakilan peserta.

Usai pembukaan, peserta terima materi dari tim BPBD Kabupaten Kotabaru mengenai konsep dasar kebencanaan, identifikasi potensi risiko, mitigasi bencana, sistem komando penanganan darurat, teknik evakuasi, penggunaan alat pelindung diri, serta komunikasi dan koordinasi lintas instansi saat terjadi keadaan darurat. Materi disampaikan melalui pemaparan, diskusi, dan tanya jawab.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan gempa bumi. Saat sirene dibunyikan, peserta mempraktikkan prosedur penyelamatan diri menggunakan prinsip Drop, Cover, and Hold On, kemudian melakukan evakuasi menuju titik kumpul sesuai jalur yang telah ditentukan. Simulasi juga mencakup koordinasi antarpetugas, pelaporan kondisi darurat, dan pendataan personel.

“Materi dan simulasi merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Dengan memahami teori dan mempraktikkannya secara langsung, kami berharap setiap petugas memiliki kesiapan yang lebih baik dalam melindungi Warga Binaan, sesama petugas, maupun aset negara apabila sewaktu-waktu terjadi bencana,” tambah Doni.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan Apel Sigap Pas yang dipimpin Isnawan. Dalam amanatnya, ia mengapresiasi antusiasme peserta dan mengingatkan pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Pelatihan ini bukan sekadar memenuhi agenda, tetapi menjadi bekal untuk meningkatkan kesiapan menghadapi kondisi darurat. Saya berharap seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh hari ini dapat terus diterapkan sehingga tercipta lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tangguh, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana,” ungkap Isnawan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Kotabaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0