Lewat Budidaya Lobster, Lapas Narkotika Karang Intan Hadirkan Pembinaan Produktif Bernilai Ekonomi
Karang Intan, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan kembangkan program budidaya lobster air tawar sebagai salah satu program kemandirian yang berfokus pada pembinaan produktif dan bernilai ekonomi bagi Warga Binaan, Jumat (13/2). Berlokasi di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), sejumlah Warga Binaan terlibat aktif dalam setiap tahapan budidaya, mulai dari persiapan media kolam, pengondisian kualitas air, pemilihan dan penebaran bibit unggul, hingga perawatan serta pemberian pakan secara terjadwal.
Kegiatan ini tidak hanya membekali mereka dengan keterampilan teknis di bidang perikanan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, ketekunan, dan tanggung jawab.
Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menegaskan bahwa program tersebut dirancang untuk memberikan manfaat jangka panjang.
“Budidaya lobster air tawar ini bukan sekadar kegiatan pembinaan, melainkan bagian dari upaya membangun mental produktif dan jiwa kewirausahaan. Kami ingin Warga Binaan memiliki kompetensi yang benar-benar dapat diterapkan sebagai peluang usaha setelah bebas nanti,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan komoditas lobster air tawar didasarkan pada potensi pasar yang menjanjikan serta nilai ekonomi yang relatif tinggi. Dengan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan, hasil budidaya diharapkan mampu menjadi media pelatihan sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak eksternal.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Indra, menjelaskan bahwa program dilaksanakan secara terstruktur dengan pendampingan intensif dari petugas.
“Kami memastikan setiap Warga Binaan memahami standar perawatan yang baik, mulai dari manajemen kualitas air hingga pengendalian risiko. Evaluasi rutin juga dilakukan agar hasil budidaya optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan, Jupri, mengaku memperoleh pengalaman baru yang bermanfaat selama mengikuti program tersebut.
“Saya jadi memahami proses merawat lobster dari awal hingga panen. Keterampilan ini sangat berharga dan membuat saya lebih percaya diri untuk memulai usaha setelah bebas nanti,” tuturnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Narkotika Karang Intan
What's Your Reaction?


