Lewat Lantunan Burdah, Lapas Amuntai Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Lewat Lantunan Burdah, Lapas Amuntai Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan

Amuntai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai terus perkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui kegiatan keagamaan, salah satunya pembacaan Burdah bersama pembimbing dari Kementerian Agama (Kemenag), Ustaz Ahmad Fauzi, pada Senin (12/10). Pembinaan kali ini diikuti oleh Warga Binaan dari Kamar 12, Kamar 13, dan Kamar 14.

Pembacaan Burdah menjadi salah satu sarana pembinaan rohani untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, memperkuat keimanan, serta membiasakan Warga Binaan untuk mengisi waktu dengan kegiatan yang positif dan bernilai ibadah. Warga Binaan juga diajak untuk merenungkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, seperti kesabaran, keikhlasan, dan akhlak mulia.

Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan karena menyentuh aspek mental, moral, dan spiritual Warga Binaan. Ia juga mengapresiasi dukungan pembimbing dari Kemenag yang secara berkelanjutan berkontribusi dalam pelaksanaan pembinaan rohani di Lapas Amuntai. Sinergi tersebut diharapkan terus memperkaya kegiatan pembinaan dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

“Kami terus mendorong kegiatan pembinaan keagamaan sebagai upaya membentuk pribadi Warga Binaan yang lebih baik. Melalui  pembacaan Burdah , kami berharap mereka memperkuat keimanan, meneladani akhlak Rasulullah serta menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk introspeksi dan memperbaiki diri,” harap Gusti.

Pada kesempatan itu, Ustaz Ahmad Fauzi memberikan bimbingan agar kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual. “Melalui pembacaan Burdah dan selawat, kita berharap tumbuh rasa cinta kepada Rasulullah yang diwujudkan dalam perilaku sehari-hari. Masa pembinaan ini hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan menata kehidupan agar menjadi lebih baik,” pesannya.

Pembacaan Burdah menjadi komitmen Lapas Amuntai dalam menghadirkan pembinaan seimbang. Tidak hanya berorientasi pada keterampilan dan kemandirian, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual.

Melalui kegiatan keagamaan berkesinambungan, Warga Binaan diharapkan menumbuhkan kesadaran untuk menjalani kehidupan yang lebih positif, meningkatkan kualitas ibadah, serta mempersiapkan diri agar kembali ke tengah keluarga dan masyarakat dengan membawa perubahan yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Amuntai

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0