Lewat Majelis Taklim Al-Hijrah, Lapas Batulicin dan Kemenag Bersinergi Perkuat Iman Warga Binaan

Lewat Majelis Taklim Al-Hijrah, Lapas Batulicin dan Kemenag Bersinergi Perkuat Iman Warga Binaan

Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin terus perkuat pembinaan keagamaan Warga Binaan melalui Majelis Taklim Al-Hijrah yang dilaksanakan rutin setiap minggu di Masjid At-Taubah Lapas Batulicin, Jumat (4/9). Kegiatan tersebut jadi sarana untuk tingkatkan pemahaman keagamaan sekaligus dorong Warga Binaan membiasakan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini terlaksana melalui sinergi Lapas Batulicin dengan Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU). Dalam pelaksanaannya, penyuluh agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu hadir secara rutin untuk memimpin kegiatan Majelis Taklim Al-Hijrah bersama Warga Binaan.

Rangkaian pembinaan keagamaan diisi dengan tausiah yang pada kesempatan tersebut disampaikan Ustaz Khaidir Akbar. Materi tausiah mengupas secara singkat kitab Fathul Mu’in karya Syekh Zainuddin al-Malibari dengan mengambil sejumlah nilai yang relevan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Dalam penyampaiannya, Ustaz Khaidir Akbar tekankan pentingnya membiasakan diri berbuat kebajikan dalam setiap kesempatan. Pesan tersebut diarahkan agar Warga Binaan tidak hanya memahami kebaikan sebagai pengetahuan, tetapi juga menerapkannya melalui ibadah, ucapan, sikap, dan perbuatan yang bermanfaat bagi orang lain.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menjelaskan bahwa Majelis Taklim Al-Hijrah jadi salah satu sarana pembinaan kepribadian yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk memperdalam pemahaman agama selama menjalani masa pidana. Menurutnya, keterlibatan penyuluh agama Islam secara rutin juga membantu menjaga kesinambungan materi dan pendampingan keagamaan bagi Warga Binaan.

“Pembinaan keagamaan kami arahkan tidak hanya pada penyampaian materi, tetapi juga pada upaya membangun kebiasaan positif dalam kehidupan Warga Binaan. Dengan adanya sinergi bersama Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu dan kehadiran penyuluh agama Islam setiap minggu, kegiatan Majelis Taklim Al-Hijrah dapat berjalan secara rutin dan memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk terus belajar serta memperbaiki diri,” ujar Harry.

Warga Binaan M mengungkapkan bahwa materi yang disampaikan dalam Majelis Taklim Al-Hijrah jadi pengingat untuk lebih memperhatikan sikap dan perbuatan selama menjalani masa pembinaan. Ia menilai pesan tentang berbuat baik dapat diterapkan melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Materi yang disampaikan membuat kami kembali diingatkan untuk selalu berbuat baik, meskipun dimulai dari hal-hal sederhana. Bagi saya, mengikuti kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar memperbaiki diri, memperdalam agama, dan menjadikan masa pembinaan sebagai waktu untuk berubah menjadi lebih baik,” ujar M.

Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mengatakan pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membentuk perubahan sikap dan kepribadian Warga Binaan

“Kami ingin pembinaan keagamaan tidak berhenti pada kegiatan rutin, tetapi benar-benar memberikan nilai yang dapat diterapkan Warga Binaan dalam kehidupan. Sinergi dengan Kementerian Agama Kabupaten Tanah Bumbu melalui Majelis Taklim Al-Hijrah menjadi bagian dari komitmen kami untuk membantu Warga Binaan memperkuat iman, memperbaiki diri, dan menjadikan nilai-nilai kebaikan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Thoha. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Batulicin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0