LPKA Martapura Gelar VCT Mobile, Seluruh Anak Binaan Ikuti Skrining HIV
Martapura, INFO_PAS – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura gelar Voluntary Counseling and Testing (VCT) Mobile berupa skrining HIV bagi Anak Binaan, Kamis (23/4), di Klinik LPKA Martapura. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Martapura I sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit menular.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh perawat LPKA bersama tim konselor VCT Mobile dari Puskesmas Martapura I yang dipimpin oleh Pahrina. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara profesional, dimulai dari sesi konseling, pemberian edukasi, hingga pemeriksaan kesehatan.
Sebanyak 24 orang Anak Binaan mengikuti kegiatan skrining HIV ini. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta dinyatakan nihil atau tidak terpapar HIV. Hasil ini menjadi indikator bahwa kondisi kesehatan Anak Binaan tetap terjaga, sekaligus mencerminkan efektivitas pembinaan dan pengawasan di LPKA Martapura.
Selain pemeriksaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi Anak Binaan. Mereka diberikan pemahaman bahwa HIV tidak menular melalui interaksi sehari-hari seperti berjabat tangan, makan bersama, maupun aktivitas sosial lainnya. Edukasi ini bertujuan menghapus stigma serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup sehat, dan menjauhi pergaulan yang berisiko.
Kepala Subseksi Pelayanan Kesehatan LPKA Martapura, Muji, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif. “Kegiatan VCT Mobile ini tidak hanya sebatas pemeriksaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan pencegahan. Kami ingin memastikan seluruh Anak Binaan dalam kondisi sehat serta memiliki pemahaman yang benar terkait HIV,” ujarnya.
Sementara itu, Konselor VCT Mobile Puskesmas Martapura I, Pahrina, menyampaikan bahwa deteksi dini dan edukasi merupakan kunci utama dalam pencegahan HIV. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa HIV dapat dicegah dan tidak perlu disikapi dengan stigma. Yang terpenting adalah pengetahuan yang benar serta kesadaran untuk menjaga kesehatan diri,” jelasnya.
LPKA Martapura terus berupaya ciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, edukatif, serta bebas stigma, sejalan dengan peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan yang humanis dan berintegritas. (afn)
Kontributor: Humas LPKA Martapura
What's Your Reaction?


