Magang Nasional Jadi Ruang Belajar 11 Peserta di Kanwil Ditjenpas Sulteng
Palu, INFO_PAS – Sebanyak 11 peserta Magang Nasional Batch 1 Angkatan 2 dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai jalani magang di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah (Sulteng), Rabu (12/8). Program tersebut jadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal tugas dan fungsi Pemasyarakatan sekaligus merasakan langsung lingkungan kerja pemerintahan.
Kehadiran peserta ditandai dengan penandatanganan perjanjian kontrak dan pengalungan tanda pengenal yang dipimpin Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Herman Mulawarman, saat apel pagi.
Herman meminta peserta memanfaatkan masa magang untuk memahami proses kerja, tanggung jawab, dan kedisiplinan yang diterapkan dalam organisasi.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar. Jangan hanya melihat apa yang dikerjakan, tetapi pahami proses, tanggung jawab, kedisiplinan, dan bagaimana sebuah organisasi bekerja. Pengalaman yang kalian dapatkan di sini harus menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja ke depan,” ujar Herman.
Menurut Herman, kehadiran peserta magang juga menjadi kesempatan bagi jajaran Kanwil Ditjenpas Sulteng untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman. Ia meminta para pembimbing memberikan pendampingan agar peserta memahami pekerjaan sekaligus etika dan budaya kerja di lingkungan Pemasyarakatan.
Ia juga mengapresiasi panitia dan seluruh jajaran yang telah mempersiapkan pelaksanaan program Magang Nasional di Kanwil Ditjenpas Sulteng.
“Terima kasih kepada seluruh panitia pelaksanaan penerimaan peserta magang, khususnya di Kanwil Ditjenpas Sulteng. Saya berharap para peserta mendapatkan pengalaman yang baik dan jajaran dapat memberikan pendampingan seoptimal mungkin,” katanya.
Herman mengatakan pengalaman di lingkungan Pemasyarakatan dapat beri gambaran yang lebih luas kepada generasi muda mengenai tugas institusi tersebut. Menurutnya, Pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara, tetapi juga mencakup pelayanan publik, pembinaan, pembimbingan, dan reintegrasi sosial.
Salah satu peserta magang, Luh Gede Sri Kesumasari, mengatakan dirinya bersama peserta lain siap mengikuti proses magang dan menyerap pengetahuan dari lingkungan kerja Pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen mengikuti proses magang dengan sungguh-sungguh, belajar dari para pegawai, memahami tugas dan budaya kerja di Kanwil Ditjenpas Sulteng, serta membawa ilmu dan pengalaman yang kami dapatkan sebagai bekal untuk masa depan,” ujar Luh Gede.
Pada kesempatan yang sama, Kanwil Ditjenpas Sulteng juga melepas Dany Hilmi Amrullah, Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama, yang melanjutkan tugas di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Herman mengapresiasi kontribusi Dany selama bertugas di Sulteng dan berpesan agar pengalaman yang diperoleh selama berada di daerah dapat menjadi modal dalam menjalankan tugas di tempat baru.
“Perpindahan tugas merupakan bagian dari perjalanan pengabdian. Di mana pun ditempatkan, tetap jaga integritas, profesionalitas, dan nama baik organisasi. Bawa pengalaman yang baik dari Sulawesi Tengah untuk memberikan kontribusi yang lebih besar di tempat tugas yang baru,” pesan Herman.
Dany menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kebersamaan yang diterimanya selama bertugas di Kanwil Ditjenpas Sulteng.
“Banyak pengalaman dan pembelajaran yang saya dapatkan selama bertugas di sini. Terima kasih atas arahan, dukungan, dan kebersamaan seluruh jajaran. Semoga komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga meskipun saya melanjutkan tugas di tempat yang baru,” ungkap Dany.
Penerimaan peserta Magang Nasional dan perpindahan pegawai tersebut menjadi bagian dari aktivitas organisasi di Kanwil Ditjenpas Sulteng. Di tengah dinamika tersebut, ruang pembelajaran bagi generasi muda dan pengembangan sumber daya manusia tetap berjalan seiring dengan pelaksanaan tugas Pemasyarakatan. (afn)
Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Sulteng
What's Your Reaction?


