Meriahnya D’Dignity of Jarik Lapas Perempuan Malang

Malang, INFO_PAS - Sorak riuh suara penonton terdengar meriah mewarnai Lomba Peragaan busana Jarik (D’Dignity of Jarik) oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang, Senin (14/8). Lomba yang merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-72 ini berlangsung unik dan menarik berkat lenggak-lenggok WBP dalam memperagakan busana yang dipadukan dengan jarik. Mekanisme design kostum lomba kali ini meliputi lima buah jarik kawung (hitam putih) dua buah kain sarung warna hijau, dua buah jarik tipis/lama untuk tambahan, tidak boleh dijahit mesin, hanya boleh dijahit tangan, disemat dengan jarum pentul/peniti, serta aksesoris tambahan hanya boleh berupa bahan alam/kertas dan daun-daunan. Peragaan busana bertema “The Big Beauty and The Beast” ini juga dihadiri rekan-rekan wartawan dari beberapa media yang turut serta mengabadikan kegiatan itu. “Saya sangat mengapresias

Meriahnya D’Dignity of Jarik Lapas Perempuan Malang
Malang, INFO_PAS - Sorak riuh suara penonton terdengar meriah mewarnai Lomba Peragaan busana Jarik (D’Dignity of Jarik) oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang, Senin (14/8). Lomba yang merupakan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-72 ini berlangsung unik dan menarik berkat lenggak-lenggok WBP dalam memperagakan busana yang dipadukan dengan jarik. Mekanisme design kostum lomba kali ini meliputi lima buah jarik kawung (hitam putih) dua buah kain sarung warna hijau, dua buah jarik tipis/lama untuk tambahan, tidak boleh dijahit mesin, hanya boleh dijahit tangan, disemat dengan jarum pentul/peniti, serta aksesoris tambahan hanya boleh berupa bahan alam/kertas dan daun-daunan. Peragaan busana bertema “The Big Beauty and The Beast” ini juga dihadiri rekan-rekan wartawan dari beberapa media yang turut serta mengabadikan kegiatan itu. “Saya sangat mengapresiasi acara hari ini. Bangga bisa menjadi salah satu juri peragaan busana. Ternyata anak-anak sangat kreatif dalam men-design busana jarik yang dipadupadankan dengan bahan alam seperti daun, kertas, dan bahan daur ulang lainnya,” puji Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Perempuan Malang, Endang Purwanti. Kriteria penilaian dalam lomba meliputi face make up (make up dasar), art make up (face painting), keserasian tema (beauty & the beast), kostum design (D’Dignity of Jarik), dan runway (catwalk). Pesertanya adalah dua WBP dari masing-masing blok. Satu orang dengan postur badan gemuk dan satu orang dengan postur badan kurus. Masing-masing blok mengusung tema untuk menggambarkan design busananya. Salah satu tema yang diusung adalah Princess and Prince From The Jungle. “Mengapa perlombaan peragaan busana kali ini mengusung tema ‘The Big Beauty and The Beast’?” tanya salah satu rekan media massa saat mewawancarai salah satu juri. “Kami mengambil tema kali ini berdasarkan ide dari WBP yang ingin menampilkan sesuatu yang unik, menarik, dan lain dari biasanya. Kebetulan anak-anak di dalam sangat kreatif dan sudah terbiasa dengan mendesign busana,” jawan Endang. Kegembiraan tersirat dari wajah setiap peserta lomba saat memperagakan busananya. Dan di penghujung acara tibalah saat pengumuman pemenang lomba yang akhirnya dimenangkan oleh peserta dengan nomor urut 05 dari Blok III, Adinda. Ia memperoleh nilai tertinggi dengan tema “Princess and Prince From The Jungle.” “Alhamdulillah. Terima kasih untuk semua teman yang sudah mendukung kami untuk mewakili Blok III. Senang dan bahagia bisa jadi juara satu lomba ini. Nggak nyangka ternyata kami bisa jadi juara,” ujar Adinda girang. Sebagai pemenang pertama, ia berhak alat make up yang bisa digunakan sehari-hari.     Kontributor: Lapas Perempuan Malang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0