Nada dan Irama Jadi Sarana Pembinaan Warga Binaan di Rutan Perempuan Surabaya

Nada dan Irama Jadi Sarana Pembinaan Warga Binaan di Rutan Perempuan Surabaya

Sidoarjo, INFO_PAS - Pembinaan keterampilan bagi Warga Binaan terus dikembangkan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya. Salah satu bentuk pelatihan yang dilaksanakan adalah pelatihan kesenian melalui paduan suara dan angklung, Rabu (4/2).

Kegiatan ini menjadi wadah bagi Warga Binaan untuk menyalurkan minat dan bakat di bidang seni musik. Dengan bimbingan pelatih, Warga Binaan mengajarkan teknik dasar bernyanyi, pengaturan pernapasan, serta kekompakan dalam memainkan angklung.

Latihan dilakukan secara terjadwal dan bertahap, sehingga seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik. Selain melatih keterampilan, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kebersamaan dan rasa saling menghargai antar-Warga Binaan.

Pelatih kesenian, Hendy, mengapresiasi keseriusan Warga Binaan dalam mengikuti pelatihan.

“Pembinaan di Rutan ini sangat bagus. Warga Binaan disiplin, semangat belajar, dan memiliki kemauan yang kuat untuk berkembang,” ungkap Hendy.

Menurutnya, seni musik mampu menjadi sarana terapi yang membantu Warga Binaan mengelola emosi dan meningkatkan kepercayaan diri.

Salah satu Warga Binaan, S, mengaku merasakan perubahan positif sejak mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya merasa lebih bahagia dan tidak mudah stres. Kegiatan ini membantu saya belajar kerja sama dan disiplin,” ujar S.

Pembinaan kesenian ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi Warga Binaan, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke lingkungan masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Perempuan Surabaya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0