Optimalkan Lahan Pertanian, Rutan Marabahan Panen Beragam Sayuran
Marabahan, INFO_PAS - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan panen terung, kacang panjang, dan kangkung dari lahan pertanian Rutan Marabahan, Rabu (19/8). Kegiatan tersebut bagian dari pembinaan kemandirian sekaligus sarana bagi Warga Binaan untuk kembangkan keterampilan di bidang pertanian.
Panen diawasi petugas Bimbingan Kerja (Bimker) Rutan Marabahan dengan libatkan peserta Maganghub. Para peserta magang turut melihat dan mengikuti proses panen sekaligus mengenal pengelolaan kegiatan pertanian yang melibatkan Warga Binaan.
Program pertanian tersebut menjadi salah satu implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung kemandirian pangan. Selain memanfaatkan lahan yang tersedia, kegiatan ini memberikan pengalaman praktis kepada Warga Binaan yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.
Petugas Bimbingan Kerja Rutan Marabahan, Haryono, menyampaikan bahwa hasil panen diperoleh dari perawatan tanaman yang dilakukan secara berkelanjutan bersama Warga Binaan.
“Setiap proses dalam kegiatan pertanian memiliki nilai pembelajaran bagi Warga Binaan, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen hasilnya. Kami berharap keterampilan yang mereka dapatkan di sini dapat menjadi bekal dan membuka peluang ketika nantinya kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Salah satu peserta Maganghub Rutan Marabahan, Manik Ardiyanti, mengatakan keterlibatannya dalam kegiatan panen memberikan pengalaman baru tentang pelaksanaan pembinaan kemandirian di Rutan.
“Di sini kami melihat langsung proses pertanian ini memberikan wawasan baru bagi kami. Ternyata banyak kegiatan produktif yang dilakukan di Rutan yang melibatkan Warga Binaan. Tugas kami nantinya akan turut membantu pembinaan pertanian yang ada di Rutan agar bisa berkembang lebih baik lagi,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, H, mengaku bangga melihat hasil pertanian yang dirawat bersama hingga dapat dipanen.
“Senang rasanya melihat tanaman yang kami rawat akhirnya bisa dipanen, apalagi dengan kualitas yang baik dan segar. Dari kegiatan ini kami belajar bahwa kesabaran dan kerja sama dapat membuahkan hasil yang memuaskan,” ungkapnya. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Marabahan
What's Your Reaction?


